Berita Sehat Terkini – Inilah Alasan Pria Sangat Beresiko Jika Merokok

 

Seperti dari pria yang termasuk perokok akan mendapatkan rasio kehilangan kromoson Y tiga kali lebih tinggi dari pada pria non-perokok. Hal tersebut yang di katakana oleh salah satu study yang belum lama ini sudah di jalankan.

Studi tersebut hanya untuk mengerti mengapa pria telah mengembangkan dan meninggal di sebabkan banyak terjadinya kanker pada tingkat yang memang tidak proporsional dari pada wanita.

Berada di dalam study yang sudah di publikasikan berada di jurnal Science, oleh beberapa peneliti yang berasal dari Uppsala University di Swedia temukan adanya kromosom Y, yang sangat penting untuk bisa menentukan seks dan produksi sperma, cenderung bisa untuk menghilangkan dari sel-sel darah seorang pria perokok daripada pria yang tidak pernah merokok atau dari orang yang sudah berhenti untuk merokok.

Karena hanya dari pria yang mempunyai kromosom Y, maka temuan tersebut akan bisa memberikan suatu jawaban, mengapa dari seringnya merokok menjadi suatu factor resiko kanker lebih besar dari kalangan pria daripada wanita, seperti yang di kabarkan berada di laman Reuters, 4 Desember 2014.

“Di ketahui terdapat adanya korelasi antara dari resiko umm dan juga dari resiko yang bisa di hindari, yaitu dari merokok dan mutasi manusia yang sering di dapatkan adalah kehilangan adanya kromoson Y,” terang dari  Jan Dumanski, dirinya adalah salah satu professor yang berasal dari Uppsala University yang melakukan studi ini.

Dirinya yang juga memberikan suatu penjelasan kalau temuan tersebut kemungkinan bisa menjelaskan mengapa pria berada pada umumnya mempunyai jangka hidup yang memang lebih pendek daripada dari wanita dan mengapa merokok memang lebih berbahaya dari pria.

Selain dari kanker dan penyakit paru-paru, merokok mempunyai suatu deretan factor resiko utama untuk bisa mengindap berbagai penyakit serius seperti stroke, penyakit jantung, dan juga dari tekanan darah tinggi.

Dari tim peneliti studi menganalisa data lebih dari 6.000 pria yang mempunyai usia, kebiasan olahraga, dari kadar kolesterol, status pendidikan, alcohol, perilaku dan juga kondisi yang ada pada kesehatan.

Be Sociable, Share!