Berita Selebriti – Slank Mencabut Dukungannya Kepada Jokowi

Slank, grup band yang selama ini disebut-sebut menjadi relawan aktif berada di garis depan memberikan dukungan kepada Joko Widodo atau disapa akrab Jokowi menjadi presiden. Akan tetapi adanya suatu kasus perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama dengan Polri saat ini menjadi suatu titik balik mereka untuk mengundurkan diri dan menarik dukungannya kepada Jokowi.

Berasal dari seorang Drummer band tersebut, Bimo Setiawan yang sudah di sapa dengan nama akrab Bimbim tersebut merasa sangat sedih dan merasa kecewa dengan kepemimpinan Joko Widodo karena memang tiak ada tindakan yang lebih tegas untuk membantu memberantas korupsi di dalam kasus yang memanas seperti KPK vs Polri tersebut.

Bimbim sendiri memberikan penilaian kepada Jokowi yang sudah menari pada saat sang koruptor telah melawan kepada pihak anti korupsi.

“Saya sangat sedih saat ini, dari para koruptor yang sudah memukul adanya gendering perangnya. Dari kita dari para penggiat korupsi yang lainya berjuang malah menjadi pemimpin sedang menari. Padahal kan seharusnya bagaimana kita bersama-sama untuk satu barisan memberikan perlawanan kepada tindakan korupsi tersebut,” terang dar Bimbim yang disebutkan kepada wartawan, di Jakarta untuk beberapa saat lalu.

Bimbim juga menegaskan seharusnya dari Jokowi jangan mengangkat pejabat dimana mempunyai suatu rapot merah ataupun bermasalah. Padahal dari Bimbim menyebutkan kalau dirinya mengajukan nama-nama yang mempunyai nilai lebih baik.

Bisa di mengerti kalau presiden Joko Widodo sudah mengajukan Komjen Budi Gunawan yang menjadi calon untuk menduduki jabatan Kapolri pengganti dari Jenderal Sutarman, pada saat pensiunnya Sutarman yang masih 9 bulan lagi ke depan. Lebih dari itu Budi adalah orang dekat dari Ketum PDIP Megawati di mana dirinya juga sudah pernah menjadi ajudan Mega di saat masih menjadi presiden dahulu. Maka dari itu pemilihan tersebut di nilai bermuatan adanya politik di dalamnya.

Selain dari itu, di kubu KPK dari para petingginya yang sudah di sorot tersangka seperti Bambang Widjojati, Abraham Samad dan lain lainnya.

About The Author