Berita Sepakbola – Kalah Lagi, Mourinho Tak Mau Diwawancara

Pelatih andalan dari Chelsea, yaitu Jose Mourinho melakukan aksi dengan membungkam mulutnya pasca kekalahan yang didapatkan kembali oleh timnya atas tuan rumah West Ham United di laga lanjutan Liga Primer Inggris pekan ini. Kekalahan tersebut semakin memperparah keadaan dari juara bertahan tersebut.

Kelahan atas West Ham United tersebut menjadi kekalahan kelima skuad The Blus pada musim ini setelah tim tuan rumah mampu menciptakan gol kemenangan jelas 11 menit pertandingan akan berakhir. Sebelumnya Chelsea sempat menciptakan gol penyama kedudukan melalui aksi Gary Cahill setelah sebelumnya The Hammer berhasil menciptakan gol pembuka terlebih dahulu. Keadaan skuad Mou juga diperparah dengan kartu merah yang didapatkan oleh Nemanja Matic setelah menerima kartu kuning kedua menjelang jeda istirahat. Mourinho sendiri juga merasa berang atas keputusan yang diambil oleh Jonathan Moss.

Pelatih asal Portugal tersebut diketahui telah berusaha untuk bisa masuk ke kantor wasit untuk bisa memprotes keputusan tersebut pada saat istirahat babak pertama, namun pada akhirnya ia harus mendapatkan kartu merah yang membuat dirinya harus keluar dari benz pemain pada babak kedua.

Tidak hanya hal itu saja yang di lakukan Mou, dirinya juga telah meninggalkan tugas yang harus dilakukannya seusai pertandingan, yaitu melakukan konferensi pers. diketahui bahwa staf kepelatihan dan juga sang manajer tidak terlihat dalam acara konferesni pers di Boleyn Stadium tersebut.

Menurut kabar yang diketahui, The Happy One langsung menuju ke bus yang membawa klubnya setelah menjalani peluit panjang.

Dengan kekalahan tersebut, maka kini The Blues harus turun ke papan bawah klasemen di urutan ke 15 klasemen liga sementara Liga Primer Inggris, ambisi mereka untuk bisa mempertahankan gelar pada musim ini sendiri pun akan sangat sulit mengingat penampilan mereka tak kunjung membaik baik dalam kompetisi domestik maupun Liga Champions yang hanya  mampu meraih hasil imbang di laga terakhirnya ketika berhadapan dengan Dinamo Kyiev.

About The Author