Berita Serie A – Kapten AC Milan Berhasil Menjadi Pemain Yang Memiliki Gaji Paling Tinggi di Italia

Tim besar Italia, AC Milan dikabarkan telah menjadikan palang pintu andalannya yakni Leonardo Bonucci menjadi pemain yang memiliki upah paling tinggi di Italia. Terbukti, hal itu pun membuatnya sebagai pemain yang memiliki gaji yang setara dengan bomber andalan Juventus yakni Gonzalo Higuain.

Dari kabar yang dilansir LaGazzetta dello Sport mewartakan untuk upah dari pemain yang mengenakan nomor punggung 19 ini sejatinya tak mencapai 8 juta euro. Walaupun begitu, upah dari Bonucci pun berada di angka yang sama dengan upah Higuain yang mencapai 7,5 juta euro tiap tahunnya.

Tetapi, penghasilan yang diperoleh Bonucci berbarengan AC Milan dipastikan masih dapat bertambah lagi dikarenakan dengan adanya bonus tambahan untuk penampilan yang ditunjukkannya. Apabila ditotal untuk bonus yang didapatkannya, pemain kelahiran Viterbo ini bisa meraih 10 juta euro tiap tahunnya.

Sedang untuk posisi ketiga untuk pemain yang memiliki gaji paling tinggi diketahui ada nama penyerang muda Juventus yakni Paulo Dybala. Rekan kompatriot dari Higuain ini mendapatkan upah sekitar 7 juta euro tiap tahunnya.

Kemudian dibawah Dybala, dipastikan masih berasal dari tim asal Kota Turin yakni Douglas Costa yang dipinjam dari tim raksasa Bundesliga Jerman, Bayern Munchen yang mendapat upah 6 juta euro serta nominal ini pun dipastikan sama dengan upah dari penjaga gawang andalan AC Milan yakni Gianluigi Donnarumma.

Sementara untuk pelatih yang memegang upah paling tinggi di Italia masih dipegang allenatore Juventus yakni Massimilliano Allegri yang meraih upah di angka 7 juta euro. Tepat dibawahnya, ada juru taktik anyar milik FC Internazionale yakni Luciano Spalletti yang menerima upah 4 juta euro tiap tahunnya.

Sangat menarik untuk menyaksikan perkembangan sepak bola di Italia pada musim ini. Terlebih, beberapa tim besar di kompetisi ini juga sudah meraih sokongan dana segar yang berasal dari pemilik anyar mereka. Setelah pada beberapa musim terakhir, kompetisi di Negeri Pizza ini terus mengalami krisis finansial.

About The Author