Berita Serie A – Penyerang Kawakan Italia Ini Putuskan Gantung Sepatu

 

Mantan bomber timnas Italia yang sekarang memperkuat Hellas Verona yakni Luca Toni telah memutuskan untuk gantung sepatu. Pertandingan akhir minggu ini bakal menjadi laga terakhir dari pemain bertubuh jangkung ini.

Keputusan yang diambil oleh Toni ini berdasar dengan faktor usianya kini. Sekarang pemain ini telah berada di usia 38 tahun serta pada akhir bulan ini tepatnya pada tanggal 28 Mei nanti, usianya bakal bertambah.

Mengawali karir professional bersama Modena, Toni sendiri sudah banyak memperkuat tim. Terbukti, tim yang dibelanya kini menjadi tim ke-16.

Membela tim raksasa Bundesliga Jerman, Bayern Munchen, mungkin akan menjadi titik puncak karirnya di tingkat tim. Pemain ini berhasil membuat 58 gol serta 25 assist dari 89 laga, plus mengantarkan The Bavarians meraih dua trofi Bundesliga Jerman serta 2 trofi DFB Pokal. Tak hanya Munchen saja, pemain ini juga pernah membela Juventus, Roma, Fiorentina serta Al Nasr.

Pemain kelahiran Pavullo nel Frignano ini menjadi satu dari beberapa nama penggawa timnas Italia yang memenangi gelar Piala Dunia 2006 yang digelar di Jerman. Secara keseluruhan pemain ini telah mengemas 47 caps penampilan berbarengan timnas berjuluk Gli Azzurri serta membuat 16 gol.

Pada kompetisi musim kemarin, Toni menunjukkan ketajamannya serta membuat 22 gol dari 38 pertandingan di kompetisi Serie A Italia. Catatan ini menjadikannya sebagai top skorer paling banyak berbarengan penyerang andalan FC Internazionale yakni Mauro Icardi. Catatan ini juga membuatnya sebagai pencetak gol terbanyak paling tua.

Sesudah 21 tahun menjalani karir sebagai pesepakbola profesional, Toni pada akhirnya mengambil keputusan untuk pensiun. Pertandingan kandang menghadapi Juventus pada akhir minggu ini bakal menjadi pertandingan terakhirnya.

“Sesudah beberapa waktu mempertimbangkan serta lama bermain sepakbola, maka saya sudah mengambil keputusan jika minggu nanti bakal menjadi pertandingan terakhir saya menjadi pemain sepakbola professional.” papar Toni yang dilansir oleh Football Italia.

“Saya merasa emosional, ini menjadi keputusan yang tak mudah serta menyakitkan. Namun saya telah berada di akhir masa saya bermain sebagai seorang pesepakbola.”

“Saya telah memikirkan hal ini untuk beberapa minggu, dan ini menjadi beberapa minggu yang tak mudah untuk saya. Laga kontra Juventu mungkin bakal menjadi laga terakhir saya.” pungkasnya.

Be Sociable, Share!