Berita Serie A – Pernyataan Rudi Garcia Soal Hasil Imbang Timnya

Laga pertemuan dua tim besar Italia, AS Roma kontra AC Milan yang berlangsung pada Minggu (10/1) dinihari tadi, diketahui pada laga ini tim tuan rumah memang berhasil memulai laga dengan apik. Namun permainan dari tim berjuluk I Lupi justru menurun pada babak kedua dan hal ini yang membuat allenatore tim ini yakni Rudi Garcia merasa stress.

Bermain di Stadio Olimpico, AS Roma hanya bermain seri 1-1 atas tamunya, I Rossoneri pada laga lanjutan yang memasukki pekan ke-19. Walau berhasil membuat gol terlebih dahulu melalui umpan dari tendangan bebas Pjanic yang berhasil dituntaskan oleh Antonio Rudiger di menit ke 4’. Namun Tim Serigala Ibukota Italia mesti tertunduk lesu saat AC Milan berhasil membuat gol lewat Juraj Kucka di menit 50’.

Pada laga ini, AS Roma yang berlaku sebagai tim tuan rumah bermain menggebrak di awal laga, terbukti tim ini akhirnya berhasil membuat gol terlebih dulu. Sesudah itu, tim ini memang banyak mendapatkan peluang yang berpotensi menjadi gol namun tim ini justru gagal untuk menuntaskannya.

Saat babak kedua berjalan, permainan  dari AS Roma malah menurun dan tamunya justru bermain sangat treingginas dengan menguasai jalannya laga. AC Milan pun akhirnya berhasil menciptakan gol setelah lima menit di babak kedua berjalan. Tim asuhan Sinisa Mihajlovic ini juga berpeluang untuk membalikkan keadaan, tetapi sampai peluit akhir dibunyikan wasit di laga ini justru tak tercipta gol lagi.

“Kami memang layak untuk menang di babak pertama serta pantas kalah di babak kedua. Tim kami memang tak bermain konsisten, kami pun mengawalinya dengan sangat kuat serta memiliki banyak kesempatan yang berpotensi gol.” papar Garcia pada Mediaset Premium yang dilansir oleh Football Italia.

“Pada babak kedua, tim kami memang lupa dengan gaya permainan tim ini dengan tak menunjukkan teknik, taktik maupun fisik yang bagus. Kami cuma mesti terus bekerja serta introspeksi diri sendiri mengenai hal ini.”

“Walau pada babak pertama kami bisa menunjukkan permainan yang beringas namun pada babak kedua justru tim ini langsung meredup layaknya lampu. Saya tak memperkirakannya karena saya ingin lebih dari seluruh pemain di tim ini.”

About The Author