Berita Sumpah Pemuda – Cara Rayakan Sumpah Pemuda Ala MAN Surabaya

 

Untuk bisa mengingat dari adanya suatu tinggi rasa kebangsaan yang ada dari para pemuda Indonesia yang berada di tengah-tengah masa penjajahan, maka dari pelajar yang ada di Madrasa Aliyah Negeri (MAN) Surabaya, Jawa Timur yang sudah menggunakan dari pakaian yang ada tempo dahulu untuk bisa peringati dari hari sumpah pemuda tersebut.

Selain yang berasal dari siswa siswinya, dari para guru yang berada di sekolah yang letaknya di jalan Bendul Merisi Surabaya ini yang juga sudah di wajibkan untuk bisa menggunakan dari pakaian adat yang ada di seluruh Indonesia pada saat jalani suatu proses belajar mengajar.

Memang ini sudaah cukup menjadi sangat ribet sekali,di saat ketika menggunakan dari pakaiana adat tersebut. Apalagi pada saat adanya musim pancaroba seperti ini. adanya cuaca yang sangat gerah yang sangat panas karena masih belum turunya hujan di sana. Akan tetapi akhirnya itu sudah menjadi suatu tantangan yang ada, di mana yang harus juga di lakukan dari para pelajar untuk bisa mengingat akan cara untuk merasakan sangat beratnya berjuang untuk seperti zaman tempo dahulu.

“Seperti pada zaman dahulu saja, di mana menggunakan suatu pakaian yang seperti itu, terlebihnya pada saat zaman kolonial di mana dari para pemuda yang terus untuk berjuan menimba ilmu untuk bisa menjadi pintar. Dari adanya suatu tenaga dan pikiran dari mereka yang nantinya akan berguna untuk bangsa dan negara. Maka dari itu saya ingin bisa mendidik para pelajar yang ikut bisa merasakan bagaimana cara manjalani susahnya pada zaman dahulu. Dan zaman sekarang ini sudah merasakan keenakan, jadinya harus bisa lebih berprestasi lagi,” terang dari Deni Mahmud Fauzi yang sudah menjadi Kepala Sekolah MAN Surabaya tersebut kepada wartawan, Senin kemarin (28/10/13).

Untuk lebih lanjutnya lagi Deni memberikan penjelasan kalau proses dari belajar mengajar tersebut dengan menggunakan pakaian adat tersebut juga bisa untuk di harapkan memupuk dari rasa nasionalisme dan kebangsaan dari anak-anak muda untuk zaman saat ini.Sebab dari ungkapannya pemuda zaman saat ini sudah luntur dari rasa nasionalismenya.

No related content found.

Be Sociable, Share!

 

Tags

Related Posts

  • No Related Posts