Berita Tekno Baru – AS Menyadap Bank Besar Indonesia

Berada dalam beberapa waktu yang lalu memang sudah muncul akan adanya suatu isu penyadapan yang memang dilakukan dari pemerintah Selandia Baru kembali sudah terdengar lagi. Pada saat kabar tersebut masih belum reda, saat ini sudah muncul lagi suatu isu baru, dimana bank yang ada di Indonesia telah menjadi korban sadap dari Amerika Serikat. Seperti Bank Negara Indonesia (BNI).

Adanya berita tersebut sudah muncul berasal dari dokumen yang mempunyai judul “Intro to the VPN Exploitation Process” yang dimana sudah berhasil di unggah berada disitus oleh Snowden Archives. Adanya situs ini yang dimana mempunyai beberapa isi dokumen rahasia yang sudah di ungkapkan Snowden. Masih ingkatkan Edward Snowden adapan mantan karyawan dari NSA yang saat ini sudah banyak membocorkan adanya keamanan internet.

Berada di halaman 42 terdapat dokumen yang bentuknya adalah file presentasi, National Security Agency (NSA) sudah terbukti telah melakukan penyadapan kepada beberapa lembaga keuangan di beberapa negara, salah satunya adalah BNI itu sendiri. Lembaga keuangan yang lainnya dimana sudah mendapatkan penyadapan adalah dari Kabul Bank.

NSA yang sudah disebutkan sudah berhasil untuk bisa memata-matai lembaga pemerintah berasal dari negara yang lainnya, seperti dari Meksiko dan juga dari Turki.

Adapun aksi dari NSA telah menyadap adanya bank bank beberapa negara tersebut juga tidak dijelaskan, tentunya BNI juga. Walaupun begitu, adanya dokumen tersebut yang sudah membeberkan cara dari penyadapan menggunakan adanya jalur virtual private network (VPN), berasal dari jalur yang digunakan oleh operator Flexi dan Telkom.

Hanya menjadi suatu informasi, VPN tersebut adalah suatu jaringan privay yang mengizinkan kepada negaranya untuk bisa terhubung kepada negara lagin, seperti internet. Jaringan ini biasanya dikatakan aman. Karena dari jaringan VPN telah di lindungi adanya jaringan dengan metode inkripsi.

Juga masih belum jelas cara dari NSA untuk bisa memanfaatkan jaringan yang sudah terkenal sangat aman tersebut.

About The Author