Berita Teknologi – 2013, China Bakal Susul AS ke Bulan

Berita Teknologi – Pada pertengahan tahun 2013 mendatang, Negara dengan julukan tirai bamboo, Republik Rakyat China (RRC) akan menyusul kesuksesan Negara adi kuasa Amerika Serikat untuk dapat mendarat ke Bulan. Sebelumnya Amerika Serikat telah berhasil mendaratkan astronotnya di Bulan pada tahun 1969. Saat itu dua astronot yang dikirim AS dan berhasil menajajaki Bulan adalah Neil Alden Amstrong dan Buzz Aldrin dengan roket Saturn V dalam misi Apollo 11.

China yang tidak mau dikalah dalam hal ini menyatakan bahwa rencananya untuk mendaratkan astronotnya ke Bulan merupakan lanjutan dari program antariksanya yaitu pembangunan program atau stasiun antariksa dan program ini telah dimulai pada tahun 1999 yang lalu.  melalui misi Change Three nya ini China akan mulai melakukan peninjauan atau survey di permukaan bulan yang rencananya akan diluncurkan pada 2013 mendatang.

Sebelumnya Pada tahun 2007 China telah berhasil mengirimkan pengorbit bulannya yang disebut Change’e One.  Change One ini bertugas untuk mengambil beberapa gambar permukaan bulan. Selain itu beberapa bulan yang lalu salah satu pesawat antariksa China yang juga membawa perempuan pertama negeri tersebut berhasil mendarat kembali ke Bumi. Pesawat antariksa tersebut bernamakan Shenzeu 9.

Seperti yang dikabarkan oleh beberapa media di China bahwa dalam misinya untuk membangun sebuah stasiun ruang angkasa ini China telah menggelontorkan biaya yang mencapai miliaran dollar amerika. Dengan segala upaya kecanggihan teknologi yang dimilikinya ini, China semakin memantapkan diri untuk berada pada posisi negara yang maju dan memiliki keunggulan dibandiungkan negara-negara lainnya terutama di Asia.

Namun sampai saat ini China dengan segala perencanaan dan upaya – upaya yang telah dilakukannya itu dianggap masih berada jauh dibandingkan dengan negara yang sebelumnya telah sukses melakukan penelitian antariksa yaitu Aerika Serikat dan Rusia. Saat ini Rusia tengah konsen dengan penelitian antariksa lainnya dan menurut negara pecahan dari Uni Soviet ini bahwa apa yang dilakukan China bukanlah prioritas mereka dan sudah mereka lakukan jauh sebelum China. Sedangkan Amerika Serikat juga saat ini tengah disibukkan denan pengujian roket baru mereka yang akan membawa awaknya untuk berada di ruang angkasa untuk beberapa tahun kedepan.

 

 

Berita Teknologi

 

About The Author

Reply