Berita Teknologi – Apakah Nokia Akan Hentikan Produksi Ponsel?

 

Berasal dari vendor Nokia yang sudah menyerahkan masa depan divisi handset miliknya untuk bisa di akuisisi oleh Microsoft. Perusahaan yang mempunyai kantor berada di Finlandia tersebut sudah sempat untuk dikabarkan akan kembali untuk memasuki dari industir ponsel.

Akan tetapi dari rumor tersebut yang sudah di bantah langsung oleh Rajeev Suri yang sudah menjabat menjadi CEO Nokia berada di salah satu acara yang bertempat berada di Kota London, Inggris.Rajeev telah memaparkan kalau dari Nokia yang tidak akan pernah untuk membuat adanya ponsel lagi, walaupun ponsel tersebut sudah menjadi salah satu penyebab perusahaan tersebut bisa besar dan di kenal di seluruh dunia.

Pernyataan tersebut yang sudah memberikan bantahan kepada beberapa rumor dan harapan kemungkinan Nokia akan masuk berada di industry ponsel. Padahal beberapa waktu yang lalu, perusahaan tersebut di kabarkan akan menyiapkan smartphone andalan yang berjalan di atas sistem operasi Android buatan Google.

Rajeev pun yang menyebutkan perusahaanya memang sudah telah memutuskan untuk bisa focus di industry jaringan berada di dalam beberapa tahun yang akan dating. Pria berdarah asli dari India tersebut yang sudah memaparkan Nokia sedang berusaha untuk bisa memenuhi permintaan perangkat jaringan yang sedang meningkat pada tahun ini.

Pada kesempatan tersebut, seperti yang di kabarkan berada di media Phone Arena, Rajeev sudah memaparkan secara gambling apa saja sedang menjadi suatu rencana strategis yang akan bisa mengambil di Nokia dan semua lini bisnis dan milikinya.

Perusahaan tersebut yang sudah menargetkan peningkatan keuntungan pada tahun 2015 yang akan datang. Peningkatan keuntungan di harapkan dapat diraih dari semua sector usahanya meliputi bisnis jaringan telekomunikasi, bisnis navigasi Nokia Here, dan juga dari portofolia paten.

Mungkinkan ini bisa menjadi pertanda kalau dari Nokia akan bisa hentikan untuk produksi yang akan datang. Karena Nokia untuk beberapa saat lalu sudah menjadi besar perusahaannya karena produk-produknya dan saat ini sudah tidak bisa seperti itu lagi.

Be Sociable, Share!