Berita Teknologi – BlackBerry Beruntung Tidak Mendapatkan Sanksi Atas Gangguannya

 

Dari suatu sanksi yang sudah di rencanakan untuk BlackBerry akhirnya tidak jadi. BlackBerry saat ini sudah lolos dari sanksi denda yang di akibatkan dari gangguan jaringan dari salah satu platformnya BlackBerry Messenger yang sudah memberikan suatu kejengkelan kepada banyak dari pengguna, seperti yang sudah di rasakan di Indonesia.

“Sampai saat ini kami sudah menemui kepada Kominfo yang sebutkan kalau kami tidak mendapatkan suatu sanksi akan masalah yang sangat memanas sebelumnya,” ujar  dari Maspiyono Handoyo yang menjadi Managing Director BlackBerry Indonesia yang sudah di temui di Jakarta untuk tadi malam,Jumat (19/7/2013).

Suatu ungkapan yang sama yang sudah di katakan oleh sang Directir Goverment Relation BlackBerry Indonesia yang bernama Kusuma Luenandjaja. Dirinya sudah memberikan suatu pengakuan kalau sudah menemui dari perwakilan dari kementerian yang sudah berbicara untuk bisa mempermasalahakan ini agar lebih jelas lagi.

BlackBerry yang saat ini sudah sempat di usulkan oleh BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) yang sudah di berikan suatu sanksi dendan sebagai kompensasi jika memang jaringan dan juga layanan akan kembali lagi bermasalah dan bisa menghambat segala aktivitas dari banyak konsumennya.

Jika memang layana dari BBM tersebut sudah bermasalah dalam kurun waktu empat jam lebih dalam satu harinya. Maka dari tiap pelanggan akan di usulkan mendapatkan suatu kompensasi yang di gunakan untuk ganti rugi yang sebesar Rp. 1000 dari BlackBerry.

Jika memang akan di asusikan ada sebanyak 15 juta pelanggan yang masih aktif di negara ini, maka BlackBerry yang memang di haruskan untuk bisa memberikan suatu kompensasi sebesar 15 miliar Rupiah untuk di jadikan Refund pulsa yang akan di berikan kepada mmitra operator yang sudah bekerja sama. Angka denda yang ini sudah di ketahui sebenarnya masih bisa di katakan menguntungkan bagi BlackBerry karena masih di bawah harga dari suatu layanan yang sudah di kenakan oleh pelanggan.

Sebab jika di perhitungkan dari 15 juta pelanggan itu minimal yang sudah memanfaatkan suatu peket BlackBerry Internet Service untuk harian adalah 5 ribu banderolnya. Jadi masih untuk lebih banyak lagi.

 

 

No related content found.

Be Sociable, Share!