Berita Teknologi – BlackBerry Indikasikan Kembali Terpuruk Pangsa Ini

Lagi – lagi kabar yang sudah sebutkan dari dunia gadget, seperti biasanya yaitu BlackBerry. Dari vendor yang sangat terkenal tersebut kini di kabarkan sudah mendapatkan suatu kerugian yang sangat besar sekali. Di mana ruginya adalah USD 965 juta, jika di rupiahkan menjadi 1,1 trilun selama dari kuartal keempat di tahun ini, Jumat (28/9/2013). Dari adanya kabar tersebut telah mempertegas kalau perusahaan BlackBerry memang saat ini kembali untuk terpuruk.

Sudah di akui vendor tersebut, semenjak dari kuartal fiskal kedua dari adanya angka yang sudah di dapatkan sudah melemah. Maka ini menjadi tidak heran jika memang akhirnya nanti BlackBerry akan bisa lepaskan beberapa saham yang mereka miliki untuk bisa di legokan. Di ketahui dari saham tersebut akan di berikan ke perusahaan asuransi dan investasi yang sudah berbasis di negara Kanada yang bernama Fairfax Financial Holdings yang besarnya adalah USD 4,7 miliar di rupiahkan menjadi Rp 33,7 triliun.

“Kami yang sudah merasa sangat kecewa dengan hasil yang sudah di dapat operasional dan keuangan perusahaan pada kuartal yang saat ini.  Maka dari itu kami yang sudah mempunyai suatu rangkaian perubahan yang sangat besar untuk bisa mengatasi dari adanya persaingan yang sangat sengit dalam setiap waktunya. Lebihnya lagi dari adainya biaya operasional perusahaan,” ujar dari Thoersten Heins yang sudah menjadi CEO BlackBerry yang langsung di tegaskan kepada media News Republic, sabtu (28/9/2013).

Dari dirinya yang sudah ungkapkan, sungguh sangat penting adanya kepada perusahaan yang sudah melakukan suatu perubahan yang sangat besar dan akan bisa ciptakan model bisnis terbaik di masa yang akan datang nanti.

“Kami yang sudah mengerti kalau suatu keadaan yang ada di perusahaan yang saat ini sudah banyak mengalami suatu ketidak kepastian. Akan tetapi kami bisa menjadi vendor yang mempunyai suatu kas perusahaan dan tidak mempunyai utang,” ujar darinya.

Untuk saat ini perlu di perhatikan adalah perusahaan yang akan lebih fokus dalam pasar yang sudah di targetkan.

About The Author

Reply