Berita Teknologi – Memimpin Pasaran Smartphone, Samsung Lupakan Hak Paten

 

Dari Microsoft yang saat ini telah memberikan tuntutan kepada Samsung yang di mana di anggap telah melanggar adanya perjanjian paten yang telah mereka sepakati bersama sebelumnya. Dengan terjadinya perseteruan tersebut dengan teknologi yang di masukkan ke dalam Android Samsung saat ini.

Seperti yang di kabarkan di dalam media Wall Street Journal, yang keluaran dari edisi Sabtu (2/8/14), dari vendor Microsoft yang sudah memegang adanya hak paten atas beberapa teknologi yang sudah di gunakan berada di dalam smartphone dan juga dari tablet Android. Untuk salah satunya adalah teknologi yang mampu menampilkan banyak jendela berada di dalam browser.

Microsoft yang sejatihnya telah mendapatkan banyak kesepakatan terkait dengan paten tersebut. Bukan hanya dengan Samsung saja, akan tetapi juga kepada HTC. Microsoft yang sudah mengakui telah melayangkan tuntutan hukum ke beberapa vendor perangkat android yang di anggap telah melanggar hak paten yang sudah di setujui bersama.

Kesepakatan yang ada sudah terjadi di tahun 2011 silam yang sudah sebutkan kalau Samsung bersedia untuk membayar beberapa uang kepada Microsoft. Jumlah yang sudah di hitung berdasarkan dengan banyakny unit perangkat Android yang sudah di keluarkan Samsung berada di pasaran saat ini. Akan tetapi akhir-akhir ini Samsung yang tidak bisa membayarkan dengan tepat waktu.

Masih di sayangkan lagi, Microsoft yang masih enggan untuk memberikan detail jumlah biaya paten yang di maksud tersebut. Akan tetapi analis yang berasal dari Nomura Securities, Rick Sherlund memberikan prediksi kalau Microsoft sudah mendapatkan sebanyak US$2 miliar setiap tahunnya berasal biaya penggunaan paten itu dari gadget android.

Langsung di dalam gugatan tersebut yang di lampirkan adanya Pengadilan Wilayah Manhattan, Microsoft menyebutkan jika Samsung kini terlambat untuk bayarkan jumlah royalty tersebut. bahkan dari perusahaan yang berasal dari Korea itu telah menolak membayar bunga keterlambatan.

“Sampai saat ini menjadi pemimpin pasar ponsel pintar di pasar, Samsung yang memutuskan untuk berhenti patuhi adanya hak paten bersama yang sudah di buat dengan Microsoft,” sebutan dari Microsoft Deputy General, David Howard dalam blog pribadinya.

Be Sociable, Share!