Berita Teknologi – Penjual iPhone Singapura Menjadi Bahan Bully

Suatu kejadian yang sangat membuat geram banyak orang, seperti salah satu seorang pemilik dari toko iPhone yang ada di Singapura, seperti Mobile Air yang sudah melakukan tindakan penipuan belasan konsumennya, untuk saat ini dirinya telah mendapatkan bully dari banyak pegiat di media social. Bernama Jover Chew yang saat ini sudah menjadi topic pembicaraan berada di internet, terkait dengan praktik bisnisnya yang memang sangat curang sekali.

Seperti yang sudah di kabarkan berada di media The Straits Times, untuk hari ini, Jumat (7/11/14) berita tentang seorang turis Vietnam yang sudah menjadi korban penipuan berada di Singapura pada saat membeli sebuah iPhone 6, untuk saat ini yang sudah menjadi berita utama internasional.

Berada di beberapa media social berbasis internasional, seperti Negara Inggris, Australia dan China, juta dari 10 media besar yang ada di Vietnam memberikan bahasan tentang kecurangan praktik bisnis berada di toko-toko di Singapura,serta dari buruknya penanganan kasus penipuan dari otoritas Singapura.

Adanya beberapa media tersebut mencatatkan berada di berita mereka, sebutkan kalau insiden penipuan turis Vietnam itu telah mengguncang Singapura, yang di mana selama ini sudah banyak bergantung kepada pemasukan berasal dari sector pariwisata.

Selain untuk mendorong adanya aksi donasi bagi para turis Vietnam, yang bernama Pham Van Thoai, pengguna internet juga kini juga bergerak untuk menghukum pemilik toko dari Mobila Air, Jover Chew dengan menyebarkan berbagai informasi pribadinya.

Berasal dari jumlah toko yang di mana banyak dia miliki, bisnis apa saja memang sudah di jalani, alamat rumah, nomor telepon bahkan dari foto-fotonya tanpa menggunakan busana. Tidak hanya Jover saja, istrinya yang juga sudah di serang dari benyak pengguna internet dan media social seperti twitter dan facebook.

Selain dari toko Mobile Air, Jover yang juga mempunyai jaringan toko J2 Mobile yang sudah di kelola oleh istrinya. Akan tetapi pada akun facebooknya istri dari Jover menulis pembelaan diri dan sebutkan bahwa tidak terlibat dengan Mobile Air.

About The Author