Berita Teknologi – Seharusnya Indonesia Dapatkan Jaringan Cepat Sejak Dahulu

Dari pengembangan jaringan telekomunikasi kanal yang saat ni semakin lebar berbasis lebar sejak tahun 1966 memang sudah di presepsikan dengan suatu program Nusantara 21. Akan tetapi program tersebut terhenti di saat abad ke 21.

Dari suatu kebijakan tersebut yang tidak konsistensi ini menyebabkan kalau kini Indonesia sudah teringgal di dalam layanan untuk kawasan ASEAN yang berbasil telekomunikasi. Selain dari itu juga dapatkan masalah dalam masih buruknya masalah pelayanan informasi dan juga komunikasi.

Seperti yang sudah di katakan oleh Setyanto P Santosa,seorang dari Ketua Umum Masyarakat Telekomunikasi Indonesia bicarakan bahwa di negara ini memang menurun dari posisi yang pertama di saat tahun 1970 sampai ke tahun 80an masih di bawah negara empat ASEAN yaitu, Malaysia, Singapura, Thailand dan juga Filipina.

Pada saat ada acara jumpa pers di awal pekan ini tentang suatu rencana penyelenggaraan ASEAN Chief Information Offices Forum II yang nantinya akan di gelar di Jakarta pertengahan Juni ini. Dengan hal tersebut Setyanto telah memberikan suatu perkataan, kalau di suatu penyediaan layanan telekomunikasi, Indonesia akan mengandalkan suatu jaringan nirkabel, itu adalah suatu sistem seluler dan juga satelit. Perlu di ketahui padahal yang sudah di punyai dari telekomunikasi saat ini lebih rendah dari segala hal, baik dari segi kualitas dan juga daya cepatnya di banding dengan kabel serat optik.

Ada anggapan datang dari mantan Direktur dari PT Telkom Indonesia yang mengatakan kalau 95 persen yang menggunakan telekomunikasi nirkabel dengan kualitas sambungan yang sangat buruk.

Dengan suatu rencana ini, komunikasi yang memberikan suara buruk kok masih harapkan untuk baik di gambar dan juga video,” ujar daro Setyanto.

Seharunya seperti yang sudah di harapkannya harusnya Indonesia bisa mengikuti sebuah tren pengembangan dari sistem tersebut yang sudah banyak di dunia. Untuk beberapa negara maju serat-serat optik  yang di gunakan sudah 60 persen pencapaiannya. Dan di dalam segalaynya yaitu banyak kelebihannya, sangat cepat, tanpa ada gangguan dan mempunyai sautu kapasitas yang sangat tinggi.

 

 

About The Author

Reply