Berita Teknologi Terbaru – Inilah Cara Hacker Cewek Asal Bulgaria Merampok Nasabah ATM

Seperti dari penyidik Cyber Crime Polisi Republik Indonesia (Polri) yang dimana sudah berhasil untuk bisa mengungkap adanya modeus seroang perempuan warga dari Bulgaria bernama , IIT (46), yang telah berhasil untuk membobol adanya uang nasabah. IIT sudah berhasil untuk menggunakan alat elektronik dan cara yang lebih mutakhir lagi.

Berasal dari Kasubdit Cyber Crime Polri Kombes Rachmad Wibowo memberikan keterangan, tersangka IIT tersebut bersama dengan para sindikatnya telah beroperasi selama kurang lebih dua tahun berada di Indonesia. Mereka yang telah memfokuskan operasinya berada di Bali lantaran menjadi suatu tempat tujuan dari wisata banyak orang asing.

“Mereka yang sudah memilih dari sebuah ATM yang dimana lokasinya sedikit terpencilda jauh juga dari keramaian. ATM itu langsung di otak-atik oleh mereka,” terang dari Polri Kombes Rachmad Wibowo yang sudah disebutkan berada di dalam kantornya, untuk hari kemarin, Senin (20/4/15).

Untuk yang pertama dirinya telah menutup adanya kamera CCTV dengan menggunakan plaster. Setelah itu aman dari pantauan, pelaku yang sudah membongkar mesin ATM dan menempatkan suatu teknologi yang bernama router. Yang terakhir sang perempuan tersebut telah menempakatkan adanya kamera kecil berada di atas kotak tombol ATM dan membuka kembali plester yang sudah menutupi CCTV tersebut.

Achmad memberikan penjelasan bahwa adanya router yang sudah tersambung dengan SD card tersebut berfungsi untuk bisa merekam dari beberapa data para nasabah yag sudah menggunakan ATM tersebut. Di saat dari nasabah memasukkan adanya kartu ATM-nya. Sedangkan itu, kamera kecil untuk bisa merekam adanya tombol yang berfungsi untuk merekam pin ATM para nasabah.

“Jadi dari para pelaku yang sudah memegang adanya data ATM nasabah dan juga dari pinnya. Bisa disebutkan kalau nasabah sudah mempunyai ATM si nasabah,” penjelasan dari Achmad.

Setelah itu sang pelaku menyuntikkan data dari reouters ke dalam kartu ATM palsu. Dengan menggunakan kartu palsu itulah dirinya menarik uang para nasabah. Dari pelaku menarik sedikit demi sedikit agar dari nasabah tidak mengerti dan tidak sadar akan penyadapan itu.

About The Author