Berita Teknologi Terkini – Nyamuk dan Serangga Bisa Mati Karena Cahaya Biru

Kabar baru dari peneliti yang berasal dari Jepang bernama Isamu Akasaki, Hiroshi Amano dan Shuji Nakamura yang baru saja untuk mendapatkan kemenangan akan Hadiah Nobel berada di bidang Fisika Fisika 2014, untuk di bulan Oktober lalu, dari pengembangan LED biru yang sudah di temukan Isamu semenjak tahun 1989.

Dari pencapaian tersebut yang sudah dia buat dari ketiga orang tersebut adalah wujud dari kemajuan yang sangat berguna untuk manusia. Terutama dalam pemanfaatan cahaya berada di dalam kehidupan sehari-hari. Seperti berada di dalam sebuah laporan hasil penelitian yang sudah di tuliskan dari Universitas Tohoku, Jepang.

Yang sudah di kabarkan berada di dalam media rocketnews24, untuk hari ini, Sabtu (13/12/14) tim peneliti Tohoku yang sudah berhasil menemukan adanya penggunaan LED biru yang akan bisa menjadi cara efektif, bersih dan aman sangat terjangkau untuk membasmi serangga, jika di gunakan dengan frekuensi yang tepat.

Mereka sembari memperlihatkan bahwa cahaya berada di dalam spectrum biru sungguh sangat mematikan untuk serngga seperti lalat buah dan nyamuk. Berada di dalam eksperimen peneliti yang di lakukan oleh Masatoshi Hori, Kazuki Shibuya, Mitsunari Sato, dan Yoshino Sato dengan menggunakan tiga jenis serangga. Lalat buah, kumbang dan nyamuk. Mereka yang kemudian memberikan beberapa intensitas warna cahaya, berada di beberpa tingkat perkembangan dari telur sampai dengan dewasa. Mereka juga berhasil temukan dampak cahaya berdasarkan panjang gelombangnya.

Mereka temukan bahwa dari cahaya ultraviolet dengan panajgn 378 nanometer sampai dengan biru kehijauan, 508 nanometer, bisa musnahkan sernagga. Sementara dari warna merah dan kuning tidak berdampak apapun kepada serangga.

Yang sangat menarik adalah dampak cahaya pada serangga bervariasi tergantung dengan spesiesnya. Lalat buah mati dengan cahaya yang mempunyai panjang  gelombang di bawah dari 467 nanometer, sedangkan dari nyamuk lebih lemah berada di panjang gelombang 417 nanometer.

Mengerti berdasarkan dari grafik panjang dalam produksi molekul, keberadaan warna biru memang sangat efektif dalam membunuh sernagga, sedangkan untuk ultra violet sangat ampuh melawan nyamuk.

About The Author