Berita Teknologi – Watsa Menjadi Sosok Penyelamat BlackBerry

 

Dari vendor BlackBerry yang sudah memberikan suatu pertimbangan akan beberapa langkah yang nantinya akan di lakukan untuk meningkatkan nilai dari perusahaan, termasuk untuk bisa membentuk suatu perusahaan patungan yang nantinya akan menjadi suatu perusahaan privat, sampai menjual dari perusahaan tersebut. Apa pun dari keputusannya nanti, masih ada tokoh sentral yang bernama Prem Watsa yang mempunyai perngaruh besar dalam menentukan dari nasib BlackBerry tersebut.

Yang sudah di ketahui kalau Watsa yang sudah lahir pada tahun 1950 yang berasal dari Hyderabad, India. Yang yang sudah menjadi salah satu CEO dari perusahaan Fairtax Financial Holdings yang sudah mempunyai suatu basis yang ada di Toronto, Kanada dan saat ini dirinya menjadi salah satu orang yang mempunyai saham terbesar di BlackBerry.

Watsa yang sudah sering untuk di sebutkan menjadi Warren Buffet versi kanada yang sangat sukses untuk melakukan investasi di mana pun tempatnya.

Di saat adanya dewan direksi dari BlackBerry yang sudah berhasil untuk membentuk suatu komite khusus untuk bisa di gunakan untuk menentukan akan nasib dari BlackBerry. Sudah di ketahui kalau Watsa yang sudah undurkan dirinya dari dewan direksi, Senin (12/8/2013). Akan tetapi ia yang masih mempunyai saham terbesar dan tidak mengerti dan tidak melepaskan sahamnya itu di BlackBerry.

Investor tersebut telah menghadiri suatu konflik akan kepentingan dalam suatu diskusi komite khusus yang sudah di ketuai oleh Timothy Dattels, dan yang ada di dalamnya terdapat juga beberapa orang penting yang seperti Richard Lynch, Barbara Stymiest, Bert Nordberg dan CEO BlackBerry yang bernama Thorsten Heins.

Fairfax yang sudah menjadi salah satu pemegang saham dari BlackBerry untuk tahun 2012 lalu setelah berhasil untuk membelli saham sebanyak 5,7 persen yang sudah di miliki pendiri dan mantan co-CEO BlackBerry, Mike Lazaridis. Dari berita Reuters yang sudah mencatat, Fairfax saat ini sudah menjadi pemegang saham terbesar dari BlackBerry, pemilik kedua pertiga suara untuk bisa tentukan keputusan apa pun.

“Saya sudah mempunyai suatu pikiran kalau memang Fairfax yang akan menentang akan kesepatakan tersebut, tentunya mereka akan bisa membawa banyak pengaruh yang besar,” ujar dari Richard Steinberg yang sudah mengepalai merger, sekuritas, dan akusisi di Toronto Fasken Mertineau.

No related content found.

Be Sociable, Share!