Berita Terbaru – 169 Penumpang Kapal Motor Mogok Berhasil di Selamatkan

Penumpang dengan sebanyak 169 terdiri dari penumpang dan ABK dari  Kapal Motor Agil Pratama yang melintas dari Wakatobi ke Kendari telak melampung tidak bisa berjalan di atas perairan tanjung  Buton dan Wowonii selama kurang lebih empat jam. Akhirnya semua penumpang tersebut sudah berhasil untuk di evakuasi oleh tim SAR dari Kendari, Sulawesi Tenggara.

Dari cerita penumpang Kapal Motor Agil Pratama tersebut telah mengalami patah as di sekitar 30 mil dari kota Kendari.  Sebelumnya Kapal Motor Agil Pratama tersebut telah berangkat dari Wanci, Wakatobi pada hari Kamis kemarin di sekitar pukul 10 pagi WITA. Perlu di ketahui di dalam kapal tersebut telah memuat dua orang yang sedang sakit yang akan menuju ke kendari untuk berobat.

“Semua orang merasa kaget , karena tiba-tiba kapalnya berhenti dan mogok  setelah di ketahui ternyata asnya sedang dalam keadaan rusak. Suatu insiden tersebut terjadi di saat pukul 16.00 WITA. Para penumpang mereka tidak panik dan cemas karena pada saat itu tidak ada cuaca yang buru,” ujar dari Jamuddin yaitu penumpang Kapal Motor Agil Pratama  di mintai keterangan setelah berhasil mendarat di pelabuhan Wanci, Kendari.

Dari suatu ungkapan kepala Tim SAR Kendari, Jafar Henalulu  memberikan perkataan bahwa di dalam Kapal Motor Agil Pratama itu terdapat sebanyak 14 anak-anak, 60 wanita, dan  sebanyak 109 laki-laki. Dan juga terdapat pula beberapa wisatawan dari negara asing yaitu  Elena (25), yang berasal dari negara Rusia, dan Bryony (26)  berasal dari negara Skotlandia.

“Dalam insiden tersebut semua penumpang dalam keadaan selamat di saat di evakuasi, mereka tidak ada yang mengalami kendala gangguan kesehatan. Dalam suatu kejadian ini membuat harap kepada anak buah kapal memerikasa dan mengontrol kondisi kapal sebelum melaju. Apalagi dalam kapal tersebut jumlah penumpang memang melebihi muatan yang sudah di tetapkan,” ujar dari Jafar.

Sebelum di kabarkan kalau KM Agil Pratama itu mogok, kepala tim SAR dapatkan informasi dari pemilik kapal yang memberikan informasi dari keadaan kapal di tengah perairan tersebut.

 

About The Author

Reply