Berita Terbaru – Berulang Kali Meletus, Kawasan Tangkuban Perahu Ditutup

 

Sejak 4 Maret lalu Gunung Tangkuban Perahu berulang kali meletus. Hal ini kemudian membuat larangan untuk memasuki lokasi kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu. Larangan pendakian bagi masyarakat dengan radius 1,6 kilometer telah diberlakukan.

Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM, Surono letusan kecil telah terjadi berulang kali dan yang paling besar terjadi pada Rabu (6/3/2013). Dimana usai terjadi letusan kemudian terbentuk lubang semburan baru atau disebut solfatara dengan memiliki diameter hampir 20 meter. Lokasi terbentunya solfatara berada sekitar 30 meter sebelah utara solfatara lama yang merupakan lokasi semburan abu pada 21 Februari lalu. Dalam penuturannya, semburan yang terjadi kemungkinan besar mencapai ketinggian 500 meter.

Menurutnya sumber tekanan yang memicu letusan berada dalam kedalaman 1000 meter. Sedangkan yang terjadi pada pengujung 2012 lalu berada dalam kedalaman sekitar 300 meter. Surono menjelaskan bahwa dalam kondisi normal, gempa vulkanik dalam sebulan terjadi berkisar 4 hingga 5 kali.

Meskipun aktivitas gunung tersebut meningkat namun Pusat Vulkanologi masih mempertahankan status gunung pada level II atau waspada. dalam penjelasan Surono, kecil kemungkinan status gunung tersebut akan dinaikkan apabila tidak terjadi aktivitas yang signifikan. Sangat kecil kemungkinan terjadinya sebuah letusan hebat. Tanda-tanda gempa yang ada menurutnya tidak menunjukkan ke arah terjadinya letusan hebat.

Pada dasasarnya keaktifan Gunung Tangkuban Perahu memang terhitung kecil daripada gunung-gunung berapi lainnya. Gunung yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat ini berdasarkan catatan Pusat Vulkanologi pernah mengalami letusan seperti ini pada 1992. Saat itu letusannya menghasilkanawan abu yang membumbung mencapai ketinggian 159 meter.

Dalam penjelasan anggota tim pengamat gunung tersebut, Sofyan Priimulyana usai letusan yang terjadi kemudian tim mengambil sejumah gambar yang berada dalam Kawah Ratu. Dimana mereka kemudian memperoleh gambar asap putih tebal, lubang solfatara baru yang terbentuk dengan diamter 20 meter, serta material bebatuan. Selain itu terdapat pula lontaran batu dengan jarak 75 meter dar solfatara.

 

Berita Terbaru

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)
Berita Terbaru - Berulang Kali Meletus, Kawasan Tangkuban Perahu Ditutup , 5.0 out of 5 based on 1 rating
Be Sociable, Share!