Berita Terbaru dan Terkini – Afriyani “Xenia Maut” di Vonis 15 Tahun Penjara

Berita Terbaru dan Terkini – Afriyani Susanti sang pengendara mobil Xenia Maut yang menyebabkan Sembilan nyawa melayang  akhirnya dinyatakan bersalah dan harus menjalani hukuman sebanyak 15 tahun hukuman penjara oleh Pengadilan  Negara Jakarta Pusat. Pada tanggal 22 Januari yang lalu Afriyani Susanti telah menabrak Sembilan pejalan kaki di Halte Tugu Tani pada pukul 07.00 WIB. Aksi ugal-ugalan Afriyani ini tidak tanggung – tanggung, Sembilan nyawa yang ditabraknya tersebut langsung menghembuskan nafas terakhir di tempat tanpa sempat menunggu datangnya pertolongan medis.

Sebelumnya tuntuan yang di ajukan oleh Jaksa Penuntut Umum pada Afriyani adalah 20 Tahun penjara namun putusan akhir di pengadilan mengurangi lima tahun penjara menjadi 15 tahun hukuman penjara.

Keputusan yang telah dijatuhkan oleh pengadilan sontak saja membuat keluarga korban yang turut hadir dalam persidangan tersebut marah dan meminta hakim untuk memenjarakan Afriyani Susanti untuk selamanya atau bahkan hukuman mati.

Afriyani terbukti bersalah ditambah lagi dengan keadaan ia saat mengemudi sebelumnya telah mengkonsumsi pil ektasi dan minum-muniman keras di suatu diskotik di Jakarta bersama teman-temannya. Dengan konsisinya yang setegah sadar alias mabuk ini Afriyani pun mengendarai mobil Xenia milik temannya yang bernomor polisi B2479XI dan alhasil tragedy halte tugu tani tersebutpun terjadi.

Hakim memtuskan Afriyani telah melanggar Pasal 338 KUHP tentang tinda pidana pembunuhan dan juga melanggar Pasal 311 UU No 22/29 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum.

Keluarga korban yang mendengar putusan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tersebut tidak terima dan marah. Ruang sidangpun menjadi kacau usai putusan hakim tersebut di jatuhkan. Keluarga korban berteriak dan menangis histeris tidak menerima putusan tersebut. Sidang pun dengan cepat di tutup karena melihat keadaan yang tidak kondusif.

Melihat reaksi para keluarga korban yang mulai menunjukkan amarahnya, para petugas pengadilan pun memboyong Afriyani melalui pintu depan pengadilan untuk langsung di bawa ke lembaga pemasyarakatan. Sementara itu keluarga korban terus mengejar Afriyani yang saat itu berlari menuju mobil tahanan.

 

Berita Terbaru dan Terkini

About The Author

Reply