Berita Terbaru di Indonesia – Sebentar Lagi, Ibukota DKI Jakarta Akan Kehabisan Premium

 

Berita Terbaru di Indonesia – Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersunsidi di Indonesia memang sangat tinggi apalagi untuk jenis BBM Premium. Hal tersebut juga diikuti oleh jumlah penggunaan kendaraan bermotor yang beberapa tahun terakhir ini mengalami peningkatan. Dalam kurun beberapa hari kedepan pihak Pertamina (Persero) telah mengumumkan bahwa kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta atau DKI Jakarta akan segera habis dalam sembilan hari kedepan. Itu artinya warga Ibukota harus bersiap – siap jika harus kehabisan bahan bakar minyak jenis premium ini.

Untuk wilayah Ibukota DKI Jakarta sendiri Pertamina (Persero) mengatakan bahwa konsumsi BBM jenis Premium di Ibukota ini sangat tinggi bahkan setelah dihitung jumlahnya telah melebih batas yang seharusnya sudah disiapkan yaitu kuota yang disipakan sebanyak 1,03 juta KL namun sampai dengan saat ini penyaluran BBM jenis Premium ini telah mencapai 1,41 juta KL, itu artinya penyaluran BBM jenis premium tersebut lebih 37,4 % dari kuota yang ada.

Hal ini disadari betul oleh pemerintah, selain itu pemerintah juga tidak ingin masyarakat di akhir tahun ini harus benar- benar merasakan kekeringan premium karena tidak adanya penyaluran subsidi jenis premium ini. Untuk itu pemerintah mengambil langkah terbaik yaitu dengan berencana akan meminta tambahan kuota BBM unutk wilayah DKI Jakarta khususnya untuk jenis premium. Penambahan kuota BBM tersebut diperkirakan akan mencapai empat juta KL dengan total biaya yang akan dikeluarkan sebanyak Rp 12 triliun.

Penambahan kuuota ini membuat adanya risiko fiscal pada APBN yang terhitung semakin besar. Tentunya ini menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh pemerintah untuk segera menghapus BBM bersubsidi karena jika tidak maka hal ini akan berdampak pada tersendatnya pasokan BBM. Memang BBM bersubsidi sangat membantu masyarakat khususnya masyarakat golongan kecil yang penghasilannya tidak begitu tinggi, namun fakta dilapangan subsidi BBM yang katanya untuk rakyat miskin tetapi tetap saja mobil – mobil mewah masih turut menggunakannya.

Hal ini harus ada jalan keluar secepatnya, karena jika tidak maka  bukan hanya DKI Jakarta saja yang akan mengalami kekeringan BBM jenis Premium, daerah – daerah lainnya juga termasuk luar pulau Jawa akan merasakan hal yang sama.

 

Berita Terbaru di Indonesia

Be Sociable, Share!