Berita Terbaru Hari Ini – Warga Bantaran Ciwiling Diminta “Ngungsi”

Ketinggian air di bendung Katulampa, Bogor diketahui mencapai 250 cm (siaga I). Untuk itulah warga yang tinggal di bantaran kali Ciliwung diminta untuk mengungsi.

Menurut pengakuan dari petugas yang menjaga pintu bendung Katulampa, Jakarta akan mendapatkan kiriman air 630 ribu liter/detik jika dilihat ketinggian airnya.

“Ini bisa dikatakan kiriman air terbanyak yang dikirimkan ke Jakarta,” tutur Andi.

Andi sendiri menyarankan bahwa warga Jakarta yang bertempat tinggal di bantaran Kali Ciliwung untuk segera mengungsi.

“Sekiranya air akan sampai di Jakarta 12 jam kemudian,” tambahnya.

Sementara itu, warga yang ada di bantaran kali Ciliwung yaitu tepatnya di RT 005/014 Kelurahan Kemirimuka, Beji, Depok sudah menyiapkan barang-barang mereka agar dapat diselamatkan ke tempat yang lebih tinggi. Sebagian dari warga yang rumahnya memiliki dua lantai, barang-barang tersebut disimpan di lantai dua.

“Saya sudah siap-siap buat pindahin barang ke atap plafon. Saya bikin sengaja memang untuk simpan barang-barang elektronik seperti tv, mesin cuci atau kulkas,” tukas Ani, salah seorang warga.

Sementara itu, sekarang ini Tagana, kepanjangan dari Taruna Siaga Bencana mulai mendatangi lingkungan warga di bantaran sungai Ciliwung untuk menginformasikan bahwa bendung Katulampa berada di status siaga I.

Wilayah Bogor sendiri diguyur hujan deras pada Senin sore kemarin selama tiga jam yang mengakibatkan debit air di Sungai Ciliwung memiliki tinggi 250 cm (siaga I).

Dengan hujan yang deras dan tidak berhenti dari kemarin malam memang akan menyulitkan warga jika banjir benar-benar kembali menggenangi daerah tersebut. Pasalnya, belum sembuh luka dari bencana banjir di kota Jakarta belum lama ini, hujan deras sepertinya telah kembali memperingatkan bahwa akan terjadi banjir lagi. Tentu saja ini akan meresahkan warga sendiri di mana mereka juga sudah merasa lelah harus mengungsi jika banjir benar-benar melebihi kapasitasnya. Mereka pun juga mau tidak mau harus mengungsi dan meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu jika tidak ingin terjangkit sarang penyakit karena banjir.

 

 

Berita Terbaru Hari Ini

About The Author

Reply