Berita Terbaru Indonesia – Banjir, SD Cililitan Minta Pindah ke Jokowi

 

SDN 03 Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, sekolah yang dibangun di tepi Sungai Ciliwung membuat sekolah ini kerap dilanda banjir. SDN 03 Cililitan, melalui kepala sekolahnya Djumiati berencana mengajukan proposal langsung ke Gubernur untuk memindahkan sekolah ke tempat di sekitarnya yang lebih tinggi. Djumiati merasa prihatin atas kondisi yang sering kali menimpa murid-muridnya.

“Saya akan membawa proposal dengan dokumen dan foto sekolah ini terendam untuk ketemu langsung Pak Jokowi. Saya ingin sekolah saya pindah,” kata Djumiati, Rabu (23/1).

Setiap kali banjir, diceritakan Djumiati kegiatan di sekolah harus ditiadakan sehingga mengganggu proses pendidikan anak. Jika dalam masa ujian, sebanyak 334 peserta didik dipindahkan sementara ke SDN 02 dan 04. Hal itu menyebabkan ketidaknyamanan belajar para peserta didik.

“Kelas I sampai kelas III numpang di SD 02 kemarin, sementara untuk kelas IV sampai kelas VI di SD 04. Kami mengungsi sejak Selasa,” lanjutnya.

Djumiati menambahkan, musibah banjir mengakibatkan fasilitas sekolah seperti bangku, meja, lemari, mengalami kerusakan. Hingga Rabu pagi kemarin, sekolahnya masih belum bisa ditempati para peserta didik lantaran di dalam ruang kelas masih terdapat lumpur dan sampah sisa banjir beberapa hari lalu. Pihak sekolah dibantu warga masih membersihkan sekolah itu dari lumpur.

“Dari kemarin, semuanya pada bersih-bersih. Ada 81 orang warga yang mengungsi di lantai dua sekolah juga ikut membersihkan lumpur di kelas sama halaman sekolah,” tambahnya.

Sekolah ini kini berada di Jalan Ciliwung Ujung RT 08 RW 06, Cililitan, Kramat Jati. Lokasi tersebut memang berada di lokasi yang sangat rendah di antara daerah sekitar. Djumiati meminta untuk dipindahkan ke RW 16, di mana terdapat tanah kosong milik seorang warga setempat.

“Kini, proposal pengajuan pemindahan sekolah telah siap, tetapi saya menunggu saat yang tepat untuk memberikannya ke Jokowi. Saya sangat berharap Gubernur DKI menjawab kegelisahan para murid, orangtua, dan guru”.

 

 

 

Be Sociable, Share!