Berita Terbaru Indonesia – Bocah Korban Pencabulan Sempat Ditawari Uang

 

Lagi, kasus pencabulan terjadi di dalam angkot 61 berwarna biru jurusan Pasar Minggu-Pondok Labu. Kali ini giliran siswi yang bersekolah di Pangkalan Jati, Depok yang duduk di kelas 5 SD. Sekarang ini, korban yang berinisial M itu mengaku telah dicabuli oleh supir angkot. Namun, supir (cabutan) dan rekannya kini sudah ditahan di Polres.

Kasus ini telah diproses oleh Polres Jakarta Selatan. Kabarnya, kejadian tersebut bermula di Depok ketika sang korban dijemput oleh dua supir angkot tembak. Ia mengenal kedua supir itu di daerah Gandul, Cinere. Setelah selesai dibawa berputar-putar, korban pun langsung diturunkan tepat di Vila Andara, Pangkalan Jati Baru. Kasus tersebut terjadi pada Sabtu, 23 Februari 2013 dan masuk ek dalam kasus perbuatan pencabulan anak di bawah umur.

“TKP di dalam angkot yang diparkirkan di daerah Perum Andara Limo. Yang melaporkan kejadian adalah Uloh Saefulloh selaku paman korban.”

“Tersangka adalah Ilham berusia 24 tahun dan Bani, 18 tahun yang adalah supir tembak. Korban sendiri sebelumnya dicekoki pil setelah tidak sadar dipegang kemaluannya. Namun, saat ini tersangka sudah ditahan.”

Sementara itu, korban berinisial M mengaku sempat diiming-imingi uang oleh Ilham setelah sadar mengonsumsi pil. Akan tetapi, ia menolak uang tersebut. “Setelah saya setengah bugil dan ketika mau diantar pulang, dia menawari saya uang Rp 200ribu, tapi saya tolak,” tutur M. Polisi pun berhasil menangkap kedua tersangka di pool Pondok Labu.

Ibunda M, Syamsiah mengatakan bahwa pelakunya berhasil ditangkap atas sejumlah informasi yang diberikan oleh tetangga korban yang bekerja juga sebagai supir angkot. Hal tersebut diungkap dua hari usai kejadian.

“Sudah berhasil ditangkep dua-duanya. Untung dapat bantuan dari Wawan, tetangga kami. Dia juga bekerja sebagai sopir angkot dan tidak sulit untuk melacak pelaku,” tutur Syamsiah.

Selanjutnya, kasus itu diproses di Polres Jaksel sampai akhirnya dikelola oleh Polres Depok.

“Ya saya sendiri merasa trauma, ngeri juga jadinya. Apalagi, kakanya juga perempuan dan masih SMA. Saya takut dia juga merasakan hal yang sama,” tandasnya.

 

Berita Terbaru Indonesia

Be Sociable, Share!