Berita Terbaru Indonesia – IDI: Air Bersih Penting Bagi Pengungsi

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengemukakan bahwa kebutuhan air bersih bagi pengungsi banjir adalah hal vital. Melalui Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Zaenal Abidin, mengatakan segala macam penyakit harus dihindari, dengan ada air bersih sehingga para pengungsi tetap bisa hidup layak meski di pengungsian.

Kesulitan air bersih, ungkap Zaenal dalam keterangan pers tertulis, Minggu (20/1), menjadi dampak banjir yang paling krusial, sehingga semua pihak harus tanggap menangani masalah ini.

Air bersih sangat penting ketersediaanya karena para pengungsi menggunakannya untuk keperluan minum, memasak, hingga Mandi Cuci Kakus (MCK). Kesulitan air bersih menurut Zaenal akan berdampak pada muncul penyakit infeksi jamur kulit, kolera, disentri, diare dan tipus.

Dalam survey yang dilakukan IDI, ada sejumlah penyakit yang dideteksi paling banyak menjangkit di lokasi bencana maupun tempat pengungsian. Yang paling banyak adalah ISPA (infeksi saluran pernafasan atas), dilanjutkan infeksi jamur kulit, diare, lambung, sakit kepala, sakit otot, penyakit gigi dan mulut, penyakit pada mata dan telinga, bahkan penyakit luka benda tajam.

IDI sejak lama telah mewaspadai datangnya penyakit-penyakit ini, salah satunya dengan PB IDI mengoordinasikan pos-pos yang berada di daerah Jakarta Timur, seperti posko Matraman, Gereja Koinonia, pos Masjib Khairul Anam Kampung Melayu, serta posko RW 3 Kampung Mulo. Selain itu terdapat juga dua posko di daerah Rawa Jati dan Rawa Buaya di Jakarta Barat.

PBI IDI, terkait kebutuhan air bersih juga telah bekerjasama dengan Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) ITB untuk mengoperasikan dua mobil yang bekerja sebagai Instalasi Penjernih Air. Mobil ini menurut Zaenal dapat menghasilkan air bersih yang dibutuhkan pengungsi.

Dua unit mobil ini kabarnya akan ditempatkan di dua titik lokasi sumber air terdekat sehingga mudah diakses oleh mobil tangki yang akan mendistribusikannya ke lokasi-lokasi pengungsi.

“Mobil ini menjadi upaya antisipatif untuk penanggulangan masalah kesehatan melalui upaya perbaikan kualitas air melalui distribusi air bersih,” pungkas Zaenal.

 

 

Berita Terbaru Indonesia

About The Author

Reply