Berita Terbaru Indonesia – Pensiun dari Presiden, SBY Tertarik Jualan Nasgor

Usai menyelesaikan jabatannya sebagai Presiden Indonesia dalam 10 tahun periode kepemimpinannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tertarik untuk membuka restoran nasi goreng. Hal ini diungkapkan usai konferensi pers di Hotel Four Seasons, Budapest, Hungaria pada Kamis (7/3/2013) malam. Dalam penuturannya, SBY mengaku sering melakukan diskusi dengan istrinya saat berisitirahat pada Sabtu dan Minggu saat berkebun. Dalam penuturannya ia tertarik untuk membuka restoran nasi goreng saja. Namun itu belum keputusan final. Karena bisa jadi akan menjadi pembicara tamu. “ Atau bahkan menanam cabe saja.”akunya

Menurutnya ia akan melakukan hal yang baik untuk negara Indonesia. Selain itu ia juga memastikan tidak akan melakukan aksi atau berbagai tindakan yang mungkin merisaukan penerusnya. Dalam penjelasannya ia tidak akan mengganggu siapapun presiden yang akan datang. SBY justru siap membantu apabila diperlukan.

Selain itu ia juga mengungkapkan bahwa menghormati mantan presiden adalah tradisi baik. Hal ini dikarenakan menjadi presiden pada era reformasi tidak mudah. Selain itu harus tegar dalam menghadapi berbagai cobaan dan fitnah. Jabatan SBY sendiri akan berakhir pada Oktober 2014. Sedangkan pemilihan presiden akan berlangsung pada Juli 2014.

Pada saat konferensi pers tersebut SBY menjelaskan mengenai berbagai hal. Salah satunya mengenai dirinya yang sering melawat ke berbagai negara dalam dua periode pemerintahannya. Menurutnya kunjungan tersebut dilakukan karena acara yang wajib dikunjungi Presiden juga semakin banyak. Dalam penjelasannya ia juga telah berusaha mengurangi waktu kunjungan yang dilakukannya. Dimana sebagian undangan ia delegasikan kepada Wakil Presiden Boediono dan Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa.

Sejumlah organisasi internasional yang menuntut kontribusi Indonesia baik dalam bentuk kehhadiran maupun peran lainnya dalam penuturan SBY antara lain KTT G-20 yang dalam pelaksanaan summit-ya dalam setahun bisa dua kali. Kemudian forum Organisasi Konferensi Islam (OKI). Selain itu frekuensi kepergian SBY ke luar negeri semakin meningkat karena ditunjuk Sekjen PBB, Ban Ki Moon menjadi pemimpin bersama dalam panel khusus. Panel khusu tersebut membahas kelanjutan program Millenium Development Goals (MDGs). SBY bergabung dalam panel khusus tersebut bersama PM Inggris David Cameron dan Presiden Liberi Ellen Johnson Sirleaf.

 

Berita Terbaru Indonesia

About The Author

Reply