Berita Terbaru – Kepala Sekolah MTs Cabuli Muridnya Saat Kesurupan

Pria yang sudah menjabat menjadi Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) bernama Hal yang berusia 32 tahun, berkantor di alamatkan Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang kini telah di laporkan ke Mapolres Malang. Terkait akan adanya tuduhan melakukan pencabulan kepada dua siswinya di sekolah Mts tersebut. Dua anak tersebut yang bernama LA dan RR. Dari kedua siswi tersebut masih duduk berada dikelas 8 Mts yang saat ini di kepalai Hal.

Menurut dari keterangan yang kedua pelapor, adanya aksi pencabulan tersebut yang sudah di lakukan pada saat adanya kegiatan kemah pramuka berada disebuah lapangan berada di Dusun Precet, Kenongo Kecamatan Wagir, Malang. Adanya kejadian miris tersebut telah terjadi pada akhir Januari lalu.

“Kegiatan kemah pramuka tersebut yang sudah di lakukan dari siswa kelas 2 MTS tersebut. Di waktu itu pada malam harinya para peserta kemah menggelar adanya api unggun bersama. Sebelum dari api unggun tersebut di gelar, tiba-tiba ada sebanyak puluhan siswa peserta dari pramuka yang mendapatkan kesurupan. Mengerti akan kejadian para siswinya itu, dari sang pelaku, yang saat ini menjadi kepala sekolah mengajukan dirinya untuk bisa menolong mereka,” ujar dari  AKP Wahyu Hidayat yang menjabat menjadi Kasatreskrim Polres Malang di hari kemarin (23/2/15).

Dari kedua siswi yang sudah kesurupan tersebut langsung di bawa ek Hal berada di dalam sebuah mobil sedan miliknya. Memang dari mobil tersebut terletak tidak jauh dari pekemahan.

“Setelah berada di dalam mobil secara bergantian korban yang mengakui telah di obati oleh Hal. Akan tetapi setelah itulah para korban mengakui kalau sedang dicabuli dengan di ciumi pipi dan juga bibirnya,” ujar dari Wahyu menjelaskan.

“Berada di saat itu, berasal dari keterangan korban ada tujuh saksi, lebih sebanyak 10 siswa yang telah kesurupan. Jadi bukan hanya dua orang saja yang sudah di tolong, di obat berada di dalam mobil Kepsek tersebut,” tambah dari Wahyu lagi.

Dan saat ini Hal masih mendalami pemeriksaan polisi, dirinya juga mengelak untuk melakukan pencabulan kepada siswinya.

About The Author