Berita Terbaru – Kisah Kurir Sabu Ajeng Yulia Yang Divonis Hukuman Mati Malaysia

 

Seorang wanita yang masih berusia 21 tahun bernama Ajeng Yulia, dirinya adalah Warga Negara Indonesia yang sudah mendapatkan vonis mati berada di Malaysia karena telah bersalah dengan menyelundupkan sebanyak 3,004 kilogram obat terlarang jenis sabu-sabu di Bandara Sultan Ahmad Shah, Malaysia. Sebelumnya dirinya telah pamit untuk keluar rumah berlibur menuju ke India berada di tanggal 7 November 2013 lalu.

Ajeng Yulia yang sudah di tangkap disaat masih berusia 19 tahun, hendak ingin bisa menemui salah satu pria yang berdarah Nigeria dengan nama Stanley. Dirinya yang sudah memberikan pengakuan kalau mabuk berat cintanya setelah mengenal Stanley melalui BBM (Blackberry Messenger).

Berada di India, Ajeng sendiri yang sudah bertemu dengan teman Stanley bernama Toco dan Matte. Di saat ingin bisa kembali menuju ke Jakarta Ajeng di berikan suatu keinginan dari Stanley, yaitu menggantikan kopernya yang kecil menjadi koper yang lebih besar lagi.

Adapun alasan yang ada, agar dari muatan barangnya bisa masuk ke dalam koper. Dirinya yang kemudian langsung terbang dengan arah tujuan New Delhi- Pahang Malaysia. Pada saat turun berada di Malaysia, Ajeng yang langsung saja di tangkap oleh Bea Cukai berada di Bandara Kuantan Pahang, Malaysia. Dirinya dipergoki telah mendapatkan membawa adanya sabu.

Setelah dalam kurun waktu lamanya satu tahun di tahan, berada di hari Jumat lalu (27/2/15), Ajeng yang mendapatkan vonis hukuman mati dari pengadilan. Seperti anggapan dari hakim yang berada di Pengadilan Malaysia, Ajeng tidak bisa untuk memberikan barang bukti ataupun bisa menghadirkan saksinya. Dirinya juga tidak bisa menerangkan lebih ringi kepada sosok Stanley.

Dari sebelumnya, lewat suara yang sudah di layangkan dari KBRI Kuala Lumpur, Ajeng yang langsung memberikan penjelasan bahwa ia langsung jatuh cinta dan juga nekat untuk bisa berangkat menuju ke india demi menemui Stanley.

Akan tetapi dari pihak keluarga memberikan bantahan kalau hasil wawancara dengan KBRI Malaysia tidak seperti itu. Karena menurut sang ibunya, Tasroh yang menyebutkan kalau Ajeng pergi ke india bersama dengan Alvia Mulyah, temannya.

Be Sociable, Share!