Berita Terbaru – Kisah Seorang Difabel Dengan Jasad Ayahnya Di Insiden Mina

 

Dalam beberapa hari yang lalu, insiden terowongan Mina yang sudah menjadi duka yang sangat dalam untuk seorang pria yang bernama Aditya Ryan Permana (27). Dirinya adalah salah satu jemaah yang dalam keadaan difabel berasal dari Semarang, Jawa Tengah, yang sudah berangkat haji dalam keadaan menderita sakit polio.

Akibat terjadinya insiden yang sangat nahas tersebut, pemuda yang telah mengenakan kursi roda ini harus bisa kehilangan dari orang tuanya di sana. Sugeng Triyanto, yang menjadi ayahnya meninggal dunia berada di pangkuannya di saat terjadinya insiden saling desak-desakan para jamaah menuju ke Jamarat. Pada saat itu sang ayah yang memang sudah mendorong kursi roda dari sang anaknya tersebut dari belakang sampai akhirnya aksi dorong- mendorong para jemaah telah terjadi berada di Mina.

Sedangkan dari sang ibunya yang bernama Sri Prabandari Markani sudah di nyatakan wafat setelah melihat dari data terbaru yang sudah di rilis oleh Kepala Daerah Kerja Mekah. Sebelum di beritakan wafat, sang ibunya tersebut sudah di nyatakan hilang dan terpisah dari suami dan Aditya di saat terjadinya insiden tumpah darah itu.

Kuncoro dari sang adik korban Sugeng Triyanto menyebutkan kalau anggota keluaganya yang sudah berangkat ibadah haji jumlahnya adalah lima orang. Selain dari ketiga berkeluarga tersebut ada dua kakak Sri Prabandari yang bernama Maryuni berusia 71 tahun dan Sri Agustin berusia 56 tahun, dimana telah tercatat di kelompok yang ama berada di Kloter 62 Embarkasi Solo Regu III Kelompok VII.

“Meninggal dunianya kakak saya Sugeng Triyanto yang sudah diinfokan oleh keponakan saya sendiri yang di ketahui itu adalah anak dari Sugeng, Aditya yang terus menjaga nasib dari jenazah sang ayahnya. Kalau dari mbak Sri Prabandari yang sudah di umumkan berada di data resmi Arab Saudi dinyatakan meninggal dunia,” terang dari Kuncoro yang disebutkan kepada wartawan untuk hari ini, Minggu (27/9/15).

Be Sociable, Share!