Berita Terbaru Motogp – Ditawarkan Gaji Tertinggi, Stoner Tetap “Kekeh” Pensiun

Berita Terbaru Motogp – Keputusan Casey Stoner untuk pensiun dari dunia balap MotoGP memang sangat mengejutkan. Terlebih lagi, usianya yang masih cukup muda dan masih mampu untuk balapan dalam beberapa tahun ke depan. Namun, keputusan memang tetap berada di tangannya dan tidak ada yang bisa menghentikan keinginanya tersebut. Casey Stoner memang sudah menjalani karirnya di MotoGP selama tujuh musim sejak tahun 2006. Namun, sisi positif dari kepergian pebalap berdarah Australia ini tentunya membuat persaingan semakin berkurang untuk para rivalnya yang memimpikan podium dan gelar juara dunia.

Pada uji coba pasca musim MotoGP hari Selasa dan Rabu (13-14/11/2012) itu, Stoner memang tidak akan hadir. Ia pun mengungkapkan bahwa sejumlah rivalnya akan merasa iri dengannya yang sudah terbebas dari kewajiban untuk melakukan tes resmi dan memiliki waktu untuk menghabiskannya bersama dengan keluarga tercinta.

“Saya rasa mereka (pebalap lain) merasa iri dengan yang saya lakukan pada pekan ini. aneh rasanya memang tidak ikut balapan lagi tahun depan. Iapi, pada saat yang bersamaan saya tidak memiliki tugas yang berat lagi sehingga saya tidak perlu memikirkannya,” tukas Stoner.

Di balapan seri terakhir yang dilangsungkan di Valencia akhir pekan lalu, Stoner pun berhasil meraih podium di urutan ketiga. Hal tersebut tentunya menjadi perpisahan manis bagi Stoner sebelum resmi pensiun.

“Inilah akhir dari karir yang saya jalani dengan usaha yang begitu gigih.”

Selain itu, di lain pihak ternyata Stoner menolak tawaran kontrak dari Honda yang kabarnya bernilai hingga USD 15 juta (Rp 145 miliar) untuknya agar masih tetap bertahan di Honda hingga musim 2013 mendatang.

“Jika Casey menyetujui tawaran kontrak yang kami berikan, ia akan memiliki bayaran tertinggi dalam sejarah Honda, termasuk melewati nilai dari Jenson Button, pebalap dari Formula 1,” ungkap Shuhei Nakamoto selaku Vice President Departemen Balap Honda.

 

Berita Terbaru Motogp

About The Author

Reply