Berita Terbaru – Polri Terus Bongkar Jaringan Teroris

 

Berita Terbaru – Kepolisian Republik Indonesia semakin terus berkomitmen untuk membongkar para kedok teroris yang meresahkan warga di beberapa daerah. Baru – baru ini Kepolisian tengah serius menangani aksi terror yang terjadi di Kota Solo yang telah meresahkan warga Solo bahkan telah menelan korban jiwa dengan tewasnya salah satu anggota kepolisian yang saat itu tengah menjalankan tugasnya.

Aksi terror di kota Solo, Jawa Tengah memang sudah dari dulu terkenal, dimana beberapa pelaku aksi terror dahulunya telah ditangkap di Kota Solo. Aksi terror sebelumnya dilakukan oleh para pelaku pada bulan agustus dimana pada waktu itu menjelang hari raya Idul Fitri. Para pelaku tersebut telah melakukan aksi terror penembakan di Pos Pengamanan Gembelgan pada tanggal 17 Agustus, lalu para pelaku melakukan peledakan granat di Pos Pengamanan Gladak dan melakukan penembakan pada anggota kepolisian di Pos POlisi Singosaren pada tanggal 30 Agustus.

Pihak Kepolisian mengatakan bahwa aksi terror ini merupakan aksi yang dilakukan oleh para kemlompok baru sehingga Kepolisian akan terus melakukan pemeriksaan dan pembongkaran agar aksi – aksi selanjutnya tidak terjadi. Kepolisian telah berhasil menangkap beberapa pelaku aksi terror tersebut dengan penyergapan pada tempat mereka tinggal. Kepolisian melalui Detasemen Khusus 88 telah berhasil menangkap hidup-hidup dan juga menembak beberapa pelaku terror tersebut.

Kapolri Jenderal timur Pradopo mengatakan bahwa Tim Densus 88 telah berhasil melumpuhkan dua tersangka pelaku terror yang membuat dua tersangka tersebut tewas. Sementara itu pelaku lainnya berhasil ditangkap hidup-hidup dan saat ini tengah menjalani penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Sebelumnya saat penggerebekan tersebut terjadi para tersangka aksi terror melakukan perlawanan dengan membalas tembakan yang akhirnya menyebabkan salah satu anggota densus 88 yaitu Aipda Suherman tewas terkena tembakan.

Dua pelaku yang tewas dalam penyergapan tersebut berinisial F (19) dan bernisial M (19) yang berada di Tipes, Serengan. Sementara itu pelaku yang ditangkap dalam keadaan hidup bernisial B yang ditangkap di Gondarejo Karanganyar Solo Jawa Tengah. Dengan tertangkapnya para pelaku tersebut pihak kepolisian akan terus melakukan pengembangan atas kasus ini dan juga akan menulusuri jaringan teroris ini sampai benar – benar tuntas.

 

Berita Terbaru

Be Sociable, Share!