Berita Terbaru – Pramugari Di Pukul Karena Tegur Penumpang Main Ponsel di Pesawat

 

Perempuan yang bernama Nur Febriani berumur 31 tahun yang menjadi pramugari di Pesawat Sriwijaya Air seorang warga dari Ciputat telah memberanikan diri melaporkan suatu tindakan yang tidak terpuji dari  Kepala Dinas Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah atau BKPMD. Kepala tersebut mempunyai nama Zakaria Umar Hadi yang sedang menjadi penumpang dari pesawat Sriwijaya Air.

Kepala BKPMD tersebut telah melakukan suatu pukulan kepada sang pramugari tersebut yang terjadi di hari Rabu malam kemarin (5/6/2013). Suatu peristiwa tersebut terjadi di saat sang pramugari Nur Febriani yang telah memberikan suatu teguran kepada sang Kepala BKPMD atau Zakaria Umar Hadi di bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng. Dengan suatu pelayanan yang sopan Febriani memberikan teguran kepada Zakaria Nur Hadi agar bisa  mematikan telepon seluler yang di nyalakanya.

Akan tetapi yang di sambut dari pramugari dengan perkataan sopan malah di balas dengan suatu nada yang beremosi tinggi dan sangat naik pitam. Dan akhirnya sang pramugari itupun langsung tinggalkan Zakaria yang masih emosi tinggi. Setelah satu jam lebih akhirnya pesawat mendarat di pangkal pinang, Bangka Belitung. Dengan masih sangat marah akhirnya Zakaria Nur Hadi memberikan suatu pukulah keras kepada sang pramugari tersebut dan memberikan perkataan marah-marah besar.

Dengan suatu tindakan arogan tersebut telah di sebutkan kalau Zakaria melakukan hal itu di karenakan dirinya merasa harus di layani sebagai raja di dalam pesawat karena memiliki suatu jabatan tinggi. Pada itu Febriani hanya merintih kesakitan dan menangis, dengan kejadian tersebut membuat banyak penumpang telah memberikan simpatik kepada Febriani dan langsung selamatkan pramugari tersebut. Dan Zakaria Nur Hadi di bawa turun duluan.

Setelah di tanyai apa yang sedang terjadi Febriani masih belum bisa menjawab dan tidak ingin berkomentar. Dirinya saat ini masih menunggu adanya suatu tindakan dari kepolisian yang bisa menuntaskan masalah ini nantinya. Dan ada orang yang sudah melaporkan masalah ini ke Polsek Pangkalbaru, Pangkal Pinang. Dan kepolisian harus bisa membawa ini ke jalur hukum.
 

No related content found.

Be Sociable, Share!