Berita Terkini AS – Penganiayaan Mahasiswa Juga Ada di AS

Perpeloncoan tidak hanya terdapat di beberapa kampus berada di Tanah Air. Di negara yang sudah di anggap menjadi negara adidaya macam Amerika Serikat, dari adanya tindakan itu sudah mempermalukan dan menyiksa dari mahasiswa yang sudah sering untuk terjadi, bahkan sudah menelan banyak korban yang banyak. Hingga puluhan jiwa.

Kalau di Amerika Serikat, perpeloncoan yang biasanya tidak berlangsung dengan cara massal, dan juga bukan menjadi kegiatan resmi di universitas, melainkan terjadi dari beberapa kelompok eksklusif dari para mahasiswa dan mahasiswi pada saat memberikan rekrutan kepada para mereka yang masih baru menjadi mahasiswa di sana. Seperti dari kasus berasal dari Universitas Salibury, berada di Maryland, dari adanya suatu praktek tersebut yang di bongkar ke public setelah salah seorang mahasiswa bernama Justin Stuart berani untuk laporkan kasus itu.

Peristiwa tersebut sudah terjadi untuk tahun 2012. Justin Stuart pada saat itu adalah anak baru yang ingin bisa masuk ke persaudaraan mahasiswa SAE yang di ketahui dengan sebutan Sigma Alpha Epsilon.

Di ketahui dalam media The Independent yang sudah di kabarkan untuk hari kemarin, Kamis (2/1/14), mahasiswa yang sudah melapor (Stuart) masih ingat betul dari malam yang sangat dingin pada bulan Maret itu. Di saat itu dia hanya kenakan celana dalam. Di masukkan ke dalam suatu tempat sampah yang di isikan dengan es batu yang tingginya sampai satu pinggang.

Jika memang masih belum dingin, para seniornya yang langsung untuk menyiraminya dengan menggunakan selang dan tumpahkan dari air yang mencapai di kepalanya. Sambil menggigil akhirnya dirinya di paksakan untuk bacakan sumpar persaudaraan SAE.

“Jika memang anda lelaki sejati, adalah lelaki sejati yang berlaku sopan dan baik, serta harus bisa untuk kendalikan dirinya di dalam suatu keadaan,” ujar dari Stuart yang sudah berusia 19 tahun untuk saat ini.

Tidak hanya itu saja, Stuart yang juga sudah alami. Diriya juga di pukuli dengan gayung sebanyak berkali-kali.

About The Author

Reply