Berita Terkini Dalam Penyambutan Idul Fitri 2012 – Parcel Lebaran Mulai di Buru

Ciri khas setiap perayaan lebaran adalah dengan membagikan parcel kepada kerabat, maupun keluarga. Memasuki minggu ke dua bulan Ramadhan 1433H ini parcel lebaran kini mulai jadi buruan masyarakat di beberapa kota besar di Indonesia. Tidak jauh berbeda dengan Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya ragam parcel saat ini tak hanya makanan saja melainkan berupa peralatan makanan, minuman bahkan sampai dengan barang-barang elektronik.

Ragam parcel ini dapat di jumpai diberbagai toko yang menjualnya, tentunya parcel tersebut juga dibandrol dengan berbagai harga yang variatif. Biasanya harga parcel ini disesuaikan dengan produk yang ada didalamnya misalnya untuk produk peralatan makanan atau minuman dengan kisaran hargaRp. 250.000 sampai dengan Rp.1.500.000 bahkan bisa lebih dari itu tergantung dari konsumen yang memesannya.

Parcel sejenis makanan dan minuman adalah jenis parcel yang paling diminati oleh masyarakat kelas menengah, kisaran hargannya pun mulai dari Rp.50.000 sampai dengan harga Rp.500.000,-. Sehingga bagi beberapa distributor makanan dan minuman moment lebaran ini adalah moment yang tepat untuk meraup keuntungan yang melimpah. Salah satu keuntungan yang sangat merugikan konsumen adalah dengan menjual produk makan dan minuman yang kadaluarsa kepada para penjual parcel sehingga baik itu distributor maupun penjual parcel mendapatkan keuntungan yang sama besarnya.

Untuk itu parcel jenis makanan dan minuman ini, pemerintah wajib ikut andil dalam pengawasannya. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) salah satu badan pemerintahan yang memiliki konsen terhadap hal ini menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dan teliti dalam memilih parcel  yang akan diberikan kepada rekan atau kerluarganya. Begitu pun juga masyarakat yang menerima parcel dari para kerabat harus melihat dengan baik mulai dari jenis sampai dengan tanggal kadaluarsannya sebelum dikonsumsi.

Selain itu BPOM juga akan melakukan penyisiran terhadap para produsen atau penjula parcel makanan dan minuman agar tidak berbuat curang yang akibatnya merugikan kesehatan konsumen. BPOM akan memberikan sanksi bagi para produsen atau penjual parcel makanan dan minuman yang berbuat curang sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

About The Author

Reply