Berita Terkini – Depresi Berat, Tersangka Perdagangan ABG Ini Rela Bunuh Diri Di Tahanan

Diduga karena merasa tertekan alias depresi karena memperdayakan dua remaja yang ABG cantik berasal dari Langowan Timur, Minahasa, Sulawesi Utara pelaku yang bernama AB alias bernama Mato telah melakukan percobaan untuk bunuh diri.

Pria yang di ketahui berasal dari Wuku, Belang, Minahasa Tenggara ini berada di hari Jumat kemarin (20/5/16) telah melakukan percobaan untuk bunuh diri dengan cara gantung diri ada di kawasan tahanan Polres Minahasa. Suatu upaya yang sudah di lakukan oleh tersangka ini dengan cara gantung diri memang menghebohkan dari beberapa orang berada di Mapolres Minahasa. Tersangka akan kasus perdagangan orang atau human trafficking ini sudah di temukan berada di dalam posisi sudah tergantung dengan menggunakan sarung yang selalu di gunakan untuk selimut oleh dirinya.

Lehernya dia lilit menggunakan sarung. Sudah di duga kejadian ini baru saja terjadi beberapa saat saja, sehingga pada akhirya dirinya bisa di selamatkan oleh petugas penjara. Lebih lanjut lagi kini Mato sudah di larikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Tondano, agar bisa mendapatkan pertolongan medis.

Walaupun sudah di selamatkan oleh petugas, Mato yang masih tetap melakukan tindakan berontak ingin menyudahi hidupnya dengan bunuh diri. Pada akhirnya petugas amankan Mato dengan cara mengikat tubuhnya.

AKBP Syamsudin yang menjadi Kapolres Minahasa memberikan keterangan adanya kejadian percobaan bunuh diri in sudah di lakukan oleh pria yang sudah berusia 50 tahun tesebut.

“Seorang narapidana yang bernama AB alias Mato, dimana dirinya adalah tersangka kasus human trafficking dari dua ABG mencoba melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri dengan sarung ada di ruang penitipan tahanan,” terang dari polisi tersebut.

Dirinya memberikan penjelasan, sebelumnya Mato sudah di titipkan berada di depan ruang tahanan agar bisa menjalani pemeriksaan petugas, dimana pada akhinya percobaan bunuh diri ini masih tetap terjadi. Setelah pada akhirya Mato di rawat ada di RSUD Tondano, Kusnaidi memberitakan kalau sang tersangka masih berulah berontak dengan mengamuk-amuk di sana.

About The Author