Berita Terkini Indonesia – Curhatan SBY : 2013, Tahun Tersulit Bagi Saya

Keputusan untuk mundur dari jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal Partai salah satu partai politik ternama di Indonesia, Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyno (Ibas) tentunya membuat banyak pihak terkejut. Apalagi, keputusannya itu ia ambil secara tiba-tiba tanpa ada yang mengetahui sebelumnya. Tentu saja kemundurannya dari keanggotaannya di DPR membuat gempar para petinggi politik. Bahkan, Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun turut berpendapat mengenai kemunduran Ibas. SBY dengan terang-terangan mengatakan bahwa tahun 2013 ini adalah tahun terberat, di mana ia dan keluarganya mengalami banyak hal-hal sulit yang sulit untuk dihadapi dan menuntut otak untuk berpikir lebih banyak dari biasanya.

“Saat ini (tahun 2013) memang banyak sekali cobaan untuk saya dan keluarga. Saya mengakui bahwa sekarang ini memang menjadi masa terberat yang tengah dialami oleh saya dan keluarga saya. Sebenarnya, saya mengalaminya sejak tahun 2004 lalu sepanjang tahun. Akan tetapi, akhir-akhir ini memang menjadi cobaan terberat bagi kami. Luar biasa sekali masalah yang tengah menimpai apakah itu serangan, hujatan bahkan fitnah,” tukas pak SBY.

Sebagai seorang presiden, SBY tentunya paham benar bahwa situasi tersebut akan selalu ia hadapi. Pasalnya, untuk menjadi pemimpin negara bukanlah suatu hal yang mudah. Akan tetapi, ia menyesal karena korbannya adalah rekan dan kerabatnya sendiri.

“Sebagai seorang presiden, tentunya saya sudah sangat siap dengan semua hal tersebut. Itu konsekuensi. Tapi, saya prihatin dengan keluarga serta teman-teman saya yang juga menjadi korban.”

SBY juga menuturkan bahwa dalam sejumlah tayangan talkshow di tv, tak jarang ia melihat rekan-rekan bahkan keluarganya menjadi sasaran kata-kata yang tak senonoh dan sumpah serapah.

“Karena saya seorang presiden, keluarga serta rekan-rekan saya malah menjadi sasaran sumpah serapah. Saya sangat menyesalkan hal tersebut.”

Walaupun demikian, SBY tetap tidak lupa tugasnya untuk terus
memajukan negeri ini. Menurutnya, jabatan presiden ini adalah suatu amanah dari rakyat.

“Sungguhpun demikian saya akan terus bekerja semaksimal saya untuk membawa negara ini lebih maju dengan apa yang pernah kita alami di masa lalu. Ini adalah amanah bagi saya,” tuntasnya.

 

Berita Terkini Indonesia

About The Author

Reply