Berita Terkini – Jangan Membeli Sapi Sampah Untuk Dijadikan Hewan Kurban

 

Menjelang dari perayaan rutin dalam setiap tahunnya seperti Idul Adha, para masyarakat yang biasaya sangat sibuk untuk bisa mencari sapi yang hendak akan mereka beli di gunakan untuk hewan korban. Maka dari itu mereka di haruskan untuk bisa lebih berhati-hati lagi. Mereka di harapkan tidak membeli dari sapi yang selalu di pelihara berada di tempat pembuangan sampah akhir, di sebut sapi pemakan sampah. Hal ini di karenakan sapi pemakan sampah akan mempunyai suatu ancaman buruk berada di tubuh kita untuk selanjutnya.

Beberapa ratus sapi yang sudah di gembalakan berada di tempat pembuangan akhir sampah di Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Berada di tempat tersebut mereka yang saling berebut untuk mendapatkan sampah tersebut dengan pemulung yang ada di sana. Ada beberapa macam sampah yang sudah mereka makan. Berdasarkan dari penelitian yang berhasil untuk mengungkapkan kalau sangat berbahaya jika bisa dikonsumsi.

Maka dari itu dari para warga bisa di himbau jika ingin membeli sapi harus di ketahui asal dari sapi tersebut.  Hindari membeli sapi pemakan sampah.

Seperti pemilik sapi yang di gembala berada di pembuangan sampah tersebut, bernama Maryono menyebutkan kalau tidak semua sapi pemakan sampah plastic. Sapi yang lebih bagus mereka akan mengerti memilih makanan yang akan di makannya seperti sampah – sampah dedaunan. Sedangkan dari sapi yang jelak mereka juga bisa untuk memakan sampah plastic dan sejenis dari beberapa logam berat yang ada.

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul, Witanta, yang sudah menyebutkan kalau daging sapi yang biasanya makan sampah akan lebih banyak terkontaminasi dari logam berat yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Berada di dalam jangka panjangnya nanti dengan mengkonsumsi daging sapi pemakan sampah karena akan menimbulkan penyakit kanker.

Dari sapi pemakan sampah boleh bisa di sembelih untuk di konsumsi manusia, asalkan sebelum di sembelih harus bisa di karantina selama 3 bulan. Selama berada di karantina, mereka harus bisa di berikan makanan semacam rumput seperti pada sapi biasanya.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, , ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author