Berita Terkini – Para Narapidana Rusuh Menggunakan Paku dan Gunting

Kerusuhan di Rutan Salemba kembali terjadi pada Kamis (19/9) petang. Enam korban luka, semuanya mengalami luka sayatan benda tajam. Menurut Kepala Rutan Salemba Samsul Hidayat, pelaku menggunakan senjata tajam.

Suatu kerusuhan yang sudah terjadi pada Rumah Tahanan Salemba yang sudah terjadi di hari kemarin, Kamis (19/9/2013) petang. Sudah di ketahui sebanyak enam korban yang sudah mengalami luka-luka. Kini dari adanya kondisi para koban yang sudah mendapatkan banyak luka sayatan dari benda-benda tajam. Dari anggapan Kepala rutan Salemba yang bernama Samsul Hidayat, dari pelaku yang sudah menggunakan semacam senjata tajam untuk menyayat.

“Kini yang sudah banyak mereka yang sudah menggunakan senjata seperti paku yang panjangnya adalah 20 cm yang di bungkus oleh plastik sebagai pagangan dari mereka. Mereka yang sudah sering juga menggunakan sebuah gunting,” ujar dari Samsul yang sudah di temui para wartawan yang ada di kantornya berada di Jakarta, Jumat pagi tadi (20/9/2013).

Samsul memberikan ungkapan tambahan kalau masalah paku dan gunting tersebut, para napi yang ada di sana berkomentar mendapatkan dari para senior-senior yang sudah di wariskan kepadanya.

“Dari penjelasan mereka yang melakukan tindakan tersebut, itu sudah menjadi hal yang bisa terjadi, jadi lumrah saja terjadi seperti itu,” ujarnya menjelaskan.

Setelah adanya insiden di petang kemarin, dari ungkapan Samsul pihaknya yang akan segera untuk melakukan sweeping akan benda-benda tajam tersebut. Dari para petugas sipir yang sudah mendapatkan sebanyak puluhan benda-benda tajam yang di ringkusnya dan di amankan polisi.

“Dari penyitaan yang di lakukan para sipir dan kami sudah menyita semua barang tersebut,” ujar samsul lagi.

Dengan adanya suatu hal insiden yang sangat marak menggunakan gunting dan paku tersebut, Samsul mengelak kalau dari pihaknya lalai. Karena Samsul sendiri yang selalu rutin melakukan razia kepada para tahanan dan napi yang ada di sana. Dan pihak dari polisi yang masih menyelidiki akan kasus tersebut.

About The Author

Reply