Berita Terkini – Raden Nuh Tertangkap Beserta Barang Buktinya

Seperti dari direktorat Reserse Kriminal Khsuus yang sudah menetapkan Raden Nuh untuk menjadi tersangka akan adanya tindak pidana pemerasan dan tindak pidana pemerasan dan juga dari tindak pidana pencucian uang. Dengan suatu penetapan tersebut, kepolisian yang sudah mendapatkan dua tersangka terkait dengan kasus admin twitter yang bernama @TrioMacan2000.

Raden Nuh sendiri yang di mana saat ini sudah di tangkap berada di rumah kos berada di jalan Tebet Barat Dalam 5, Jakarta Selatan. Dirinya yang sudah memeras dan tindak pidana pencucian uang berdasarkan laporan yang berasal dari Abdur Satar. Berada di tempat tersebut polisi yang sudah menyita adanya barang bukti yang mengidentifikasi Raden Nuh yang menjadi operator dari akun @TrioMacan2000. Yang di antaranya empat unit telepon seluler dan satu unit computer tablet seperti dari Galaxy Tab bersama dua perangkat CPU.

Dari penangkapan Raden Nuh sendiri adalah kelanjutan dari penangkapan salah satu terduga operator  @TrioMacan2000 lain dengan nama Edi Saputra berada di lokasi yang sama. Edi sudah ditangkap lantaran diduga melakukan pemerasan terhadap salah satu petinggi PT Telkom, berinisial AP.

Kuasa Hukum Raden Nuh, Junaidi, yang sudah mengatakan kalau kliennya diduga telah terlibat kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan pemerasan.

“Klien yang kami sudah di sangkakan melanggar adanya pasal 3,4,5 TPPU dan dari pasal 369 KUHP. Dirinya yang memang sudah di tahan mulai dari mala mini dan sudah menjadi tersangka. Pemeriksaannya sudah selesai, dan kliennya kami sudah tanda tangan BAP,” ujar dari Junaidi, Senin (3/11/14).

Akan tetapi, menurut Junaidi, yang sudah di tangkap dan di tetapkan tersangka kepada Raden Nuh ini, sama sekali tidak berkaitan dengan aktivitasnya menjadi admin @Triomacan2000.

Junaidi yang sudah menambahkan, kliennya tersebut memang sudah lama di kaitkan dengan akun  Twitter @Triomacan2000. Akan tetapi, seperti anggapan dari Junaidi, setelah kurang lebih tahun 2011, Raden Nuh sudah tidak terlibat lagi.

About The Author