Berita Terkini – Terbukti Alasan Jessica Membunuh I Wayan Mirna

Berada du Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, JPU (Jaksa Penuntut Umum) yang membacakan dakwaan dalam sidang perdana Jessica Kumala Wongso. Berada di dalam dakwaan tersebut, JPU sudah memberikan dakwaan Jessica Wongso sudah melakukan pembunuhan kepada I Wayan Mirna Salihin dengan pembunuhan berencana.

Ada di dalam dakwaan juga sudah terungkap kalau motif dari Jessica Wongso menghabisi nyawa dari sang sahabatya sendiri. Pada awalnya Jessica bersama dengan Mirna dan Boon aluas Hani dan juga Vera Rusli tinggal ada di Australia, di saat menempuh adanya pendidikan berada di Kampus Billy Blue College of Design Sidney.

“Sekiaranya ada di pertengahan tahun 2015, korban Mirna sudah mengerti adanya permasalahan dalam hubungan percintaan terdakwa dengan sang pacarnya,” terang dari jaksa memberikan isi dakwaan, Rabu (15/6/16).

Di dalam surat dakwaan tersebut juga di katakan, Mirna sendiri mengerti permasalah itu dan memberikan saran kepada Mirna agar bisa putus dengan pacarnya. Disebabkan sang pacar yang bertindak menjadi pengguna narkoba dan berperilaku kasar.

“Dari korban Mirna yang sudah menyatakan untuk apa pacaran dengan orang yang tidak baik dan tidak mempunyai modal. Dari ucapannya itu ternyata membuat terdakwa merasa sangat sakit dan patah hati, maka dari itu terdakwa tidak lagi berkomunikasi dengan Mirna,”.

Selang dalam beberapa lama setelah terjadi emosi itu, Jessica pada akhirnya putus dengan pacaranya dan mendapatkan ada banyak peristiwa  hukum yang melibatkan dengan kepolisian Australia. Dengan ini semakin membuat Jessica merasa sangat tersinggung dan sangat sakit hati kepada Mirna. Maka dari itu dengan rasa dendam yang menggebu-gebu membuat Jessica merencanakan pembunuhan kepada Mirna.

Untuk bisa mewujudkan rencana itu, Jessica berusaha untuk kembali berhubungan dengan melalui chatting menggunakan smartphone. Maka dengan alasan dendam tersebut membuat Jessica buta mata akhirnya ingin membunuh I Wayan Mirna, sampai akhirnya meninggal dunia karena minum kopi setelah ketemuan di sebuah café.

Atas perbuatan Jessica itu, jaksa langsung mendakwa kepada dirinya dengan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

About The Author