Berita Terkini – Terpidana Mati Asal Nigeria Ingin Organnya Untuk Didonorkan

Berita baru yang ada, seperti dari terpidana mati yang berasal dari Nigeria, bernama Raheem Agbaje Salami (42) dimana sudah di tahan berada di Lembaga Permasyarakatan Madiun menyebutkan kalau dirinya mempunyai suatu niatan baik. Dimana setelah nanti di eksekusi mati dirinya menginginkan untuk bisa mendonorkan organ yang ada di tubuhnya oleh pemerintah Indonesia.

Dari rasa ingin tersbeut yang sudah di katakan oleh Raheem Agbaje Salami, di sebutkan di dalam suatu surat permintaan terakhirnya yang sudah di layangkan kepada pemerintah Indonesia, tertanggal pada 2 Maret 2015.

Dalam surat tersebut dirinya meminta izin untuk bisa mendonorkan organ tubuhnya, di beberapa organ penting yang masih bisa di donorkan.

“Saya meminta izin kepada pemerintah Indonesia supaya bisa mendonorkan organ tubuh saya, seperti ginjal, kornea dan beberapa organ-organ yang lainnya untuk digunakan dalam suatu kemanusiaan bagi yang sudah memerlukannya,” ujar dari Raheem Agbaje Salami didalam surat terakhirnya.

Berada di dalam surat tersebut, Raheem Agbaje Salami yang juga sudah menuliskan adanya dua permintaan lain untuk pemerintah Indonesia. Dirinya yang sudah meminta izin untuk bisa diperkenankan bisa menelpon keluarganya yang terakhir kalinya berada di negara asalnya Nigeria dan meminta untuk bisa menjaga jasadnya di semayamkan berada di Pemakaman Umum Serayu Madiun dan di makamkan dengan cara agama katolik.

“Menyerahkan jenazah saya di berikan kepada Romo Fusi Nusantoro, Gejera St. Cornelius Madiun CQ untik bisa merawat dan juga memakamkan saya dengan cara katolik berada di Pemakaman Umum Serayu Madiun,” terang dari Raheem berada di Gejera St. Cornelius Madiun CQ.

Bisa di ketahui, Raheem adalah salah satu terpidana mati yang sudah di tolak adanya permohonan grasi tersebut dari Presiden Joko Widodo. Dirinya yang sudah menjalani adanya hukuman penjara berada di sejumlah lapas yang berada di Indonesia selama kurang lebih 17 tahun lamanya.

About The Author