Berita Terkini – Warga Teluk Gong Minta Atasi Masalah Sampah Pasca Banjir

Warga Teluk Gong, Pejagalan, Jakarta Utara, yang daerahnya ikut mendapati dampak banjir meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo segera menyelesaikan permasalahan sampah pascabanjir. Tumpukan sampah di Teluk Gong diketahui adalah sampah rumah tangga serta sampah akibat meluapnya Kalijodo.

Mukhid, Ketua RT 10 Teluk Gong, mengungkapkan bahwa sampah pasca banjir menjadi permasalahan yang tersisa di lingkungannya saat ini. Di sisi distribusi bantuan pengungsi banjir,ia menuturkan tak ada masalah berarti.

“Sampah di tempat pembuangan sampah sangat meluap,” kata Mukhid di Teluk Gong, Jakarta Utara, saat ditanyai Jumat (25/1).

Mukhid menjelaskan sejak hari pertama banjir, tak pernah ada petugas Dinas Kebersihan DKI yang datang dan mengangkut sampah meskipun telah dikumpulkan warga di Penampungan Sampah. “Kami terus bekerja bakti membersihkan sampah dan mengumpulkannya di Depo Penampungan Sampah. Sayang dari hari pertama banjir, belum ada Dinas Kebersihan DKI yang mengangkut sampah tersebut,” keluhnya.

Ia meminta Jokowi untuk bersikap tegas dalam penanggulangan sampah sisa banjir ini. Pasalnya, gunungan sampah yang berada di Depo Penampungan Sampah itu, telah mengakibatkan banyak warganya terjangkit penyakit.

“Kami minta Pak Jokowi tegas dan langsung memerintahkan bawahannya mengangkut sampah itu. Selain bau yang tidak sedap, warga kami sudah banyak yang menderita gatal dan diare,” katanya.

Jumat ini, Jokowi telah meninjau keadaan korban banjir di Jalan Teluk Gong itu. Tidak hanya meninjau keadaan pengungsi, Jokowi juga menyerahkan bantuan, di antaranya sejumlah karung beras, seragam sekolah, alat tulis, mi instan, bahan pokok, selimut, dan uang tunai. Ia pun langsung turun tangan untuk menyerahkan bantuan tersebut kepada korban banjir.

Sebanyak 18 RW dengan 11 RT di Teluk Gong, Pejagalan, terendam banjir tahun ini. Tanggul Teluk Intan menjadi tempat diungsikannya ribuan kepala keluarga daerah ini. Bantuan untuk warga Teluk Gong pun terus mengalir. Selain dari Pemprov DKI, bantuan juga datang dari pemerintah pusat, organisasi kerohanian, dan pihak swasta.

 

 

About The Author

Reply