Berita Teroris Terkini – Sutarman : Penyergapan Teroris Sudah Ada Prosedurnya

Dari adanya Kapolri Jenderal Sutarman yang memberikan ketegasan kalau adanya operasi penyergapan akan adanya kelompok tersangka teroris berasal dari kampong Sawah, Tangsel untuk beberapa waktu yang lalu, sudah di samakan dari adanya standar operasional prosedur (SOP). Sutarman yang memberikan ketegasan kalau dari Detasemen Khusus (Densus) 88 memang sudah sengaja untuk menembak mati dari keenam tersangka teroris tersebut.

“Saya yang sudah memberikan ketegasan bahwa dari Polri yang juga sudah menghendaki adanya salah satu korban jiwa dari para pelaku teroris, apalagi dari para anggota kepolisian,” tanggap dari Sutarman setelah adanya upacara dari naiknya pangkat kepada para pejabat tinggi yang berada di Mabes Polri. Di ketaui dari hari ini, Senin, (6/1/14).

Sebelum terjadi dari adanya perang tembak untuk aksi penyergapan tersebut, tambahan dari Sutarman, Densus 88 yang lebih dahulu untuk melakukan pendekatan persuasive supaya dari para teroris bisa untuk serahkan dirinya. Polri memberikan komitmen dalam adanya suatu aksi untuk bisa hindari jatuhnya korban.

“Saya yang juga hadir di situ,” ujar darinya kepada wartawan.

Maka dari itu, seperti ungkapan Sutarman sebutkan kalau Densus 88 memang membutuhkan waktu yang lama untuk bisa melakukan negosiasi dengan para tersangka supaya dari mereka semua bisa serahkan dirinya. Dari baku tembak yang terjadi dari ppukul 19.30 WIB sampai keseokan harinya di tahun baru, Rabu (1/1/14).

“Kalau dari mereka telah menyerah, kami yang tidak akan bisa untuk melakukan apa-apa dan nantinya akan bisa di proses dengan jalan hukum yang ada. Jadi pada saat itu kami saksikan di sana,” ujarnya.

“Dari awal dan sampai mereka tertembak semua kami juga berada di sana. Ini yang menjadi hal di tegaskan kepada teroris, untuk negosiasi terlebih dahulu kepada para anggota Densus 88,” tembahnya.

Seperti dari tambahan oleh Sutarman, para pelaku tersebut yang malah memberikan balasan dengan menembak sang petugas itu. Hal tersebut yang juga telah membahayakan dari jiwa petugas yang ada disana. Densus sendiri kemudian langsung memberikan serangan dengan tegas.

About The Author

Reply