Berita Terpanas Dunia – Polonium Yang Telah Membunuh Arafat

Menjadi kabar yang sangat mengagetan untuk saat ini. Dari seorang janda yang berasal dari Organisasi Pembebasan Palestina yang seing di sebut dengan sebutan PLO, Yasser Arafat, yaitu Suha Arafat yang sudah di ketahui kalau kemarin sang suaminya meninggal dunia karena sudah di racun dengan menggunakan bahan radioaktif polonium.

Hal ini yang sudah di kabarkan dalam harian The Daily yang sudah memberikan laporan tentang masalah tersebut. Terbitan untuk hari kamis ini, (7/11/13) dari para ahli medis yang berasal dari Swiss yang sudah nyatakan dirinya telah menemukan dari bahan radio aktif yang seperti polonium berada dalam tubuh Arafat. Dari bahan tersebut mempunyai kadar sangat berbahaya sekali.

Bahan untuk radio aktif sendiri ini sama dengan yang  sudah di gunakan untuk membunuh dari mata-mata yang berasal dari Rusia. Masih ada cerita di saat orang penting Rusia yang sudah terbunuh dengan bahan tersebut. Yaitu Alexander Litvenenko yaang sudah tewas mengenaskan di kota London, Inggris di tujuh tahun yang lalu.

“Kita yang saat ini sedang ingin bisa membuktikan kejahatan yang memang ini yang paling benar, yaitu bisa di gunakan dalam cara pembunuhan politik,” ujar dari Suha yang sudah di sebutkan kepada wartawan di kota Paris, Prancis yang sebelumnya mendapatkan laporan yang berasal dari ahli forensik dari Swiss atas jenasah yang juga dari mantan suaminya.

Arafaat sendiri yang sudah meninggal dunia pada November 2004 lalu, sebulan setelah dirinya mendapatkan jatuh sakit. Dia yang akhirnya meninggal dunia pada usia ke 75 tahun.

Dari tim ahli forensik yang termasuk dalam salah satu Universitas Laursanne membeberkan masalah ini dengan membongkar kembali makam dari Arafat, Palestina untuk November di tahun kemarin dan langsung mengambil dari sampel tubuhnya. Hal ini untuk bisa menindak lanjuti dari tudingan atas meninggalnya di racun.

“Dari adanya laporan tersebut yang sudah membenarkan kalau semua dugaan yang ada itu adalah benar adanya,” ujar dari Suha memberikan tambahan.

About The Author

Reply