Berita Terupdate – Inilah Foto Eri Sebelum Jatuh Dari Teman Mendakinya

Dari salah satu pendaki gunung Merapi yang sudah dikabarkan jatuh beberapa hari lalu, Eri Yunanto sangat nahas sekali. Sang mahasiswa yang berasal dari Universitas Atmajaya Yogyakarta tersebut yang memulai untuk berangkat ke kawah Gunung Merapi mulai hari Jumat (15/5/15).

eri

Rupanya dari penyebab terjatuhnya Eri disebabkan karena dirniya telah terpeleset jatuh ke bawah setelah berfoto berada di puncak garuda. Pada saat itu Eri yang naik ke puncak bersama dengan rekannya yang bernama Dicky. Mengerti kalau dari Eri terjatuh, Dicky yang langsung turun memberitahukan kepada warganya dan tim SAR yang ada di sana.

Kini dari foto dan rekaman Dicky menjadi suatu petunjuk bagi para tim untuk bisa mencari jasad tubuh Eri.

“Saya yang sudah sempat untuk bisa mengambil fotonya selama dua kali, setelah itu dirinya hendak turun. Dan dalam sepersekian detik dirinya yang langsung terpeleset dan terjatuh berguling-guling,” keterangan dari Dicky memberikan cerita kejadian tersebut.

“Padahal dirinya sudah sempat untuk di ingkatkan oleh pendaki yang lain, kalau memang ingin naik jangan ragu-ragu. Kalau memang ragu ya jangan naik saja,” terang dari Dicky menjelaskan lagi.

“Pada akhirnya dirinya memutuskan untuk naik. Akan tetapi pada saat dirinya ingin turun, dirinya mulai merasa ragu, pada akhirnya saya di mintai untuk bisa menghadangnya berada di tepat depannya untuk bisa menjaga kalau terjatuh,” terangnya.

Dicky sendiri sebelumnya sudah mewanti-wanti teman satu kampusnya tersebut. Akan tetapi tidak di sangka dari rekannya itu terpeleset jatuh ke sisi kanan puncak dan menuju ke kawah. Dari terpelesetnya pun juga terlangsung secara cepat. Maka dari itu Dicky yang tidak bisa apa-apa, hanya bisa menyaksikan temannya berguling jatuh dan menuju ke dalam kawah.

“Adapun motivasi terbesar dari Eri dalam mendaki itu adalah berfoto di tempat tersebut. Karena memang dari rumah dirinya sudah niat ingin bisa berfoto di situ, di puncak Garuda,” terangnya menjelaskan lebih tegas lagi.

“Saya sendiri sangat takut untuk menaiki puncak tersebut,” tegasnya lagi.

About The Author