Berita Transfer Pemain – Leicester City Klaim Belum Dapatkan Tawaran Yang Serius Untuk Bintangnya

Terkait dengan ramainya perbincangan soal spekulasi masa depan dari pemain andalan Leicester City yakni Riyad Mahrez pada musim panas kali ini, petinggi The Foxes yakni Aiyawatt Srivaddhanaprabha pun pada akhirnya memberikan pernyataan.

Walau kini beredar banyak sekali isu yang menghubungkan pemain internasional Aljazair itu dengan beberapa tim besar di Eropa, Srivaddhanaprabha malah mengklaim sampai sekarang timnya justru belum mendapatkan tawaran yang serius. Untuk beberapa tim yang menginginkan tanda tangan Mahrez pada musim panas kali ini diketahui ada AS Roma, Arsenal serta Liverpool.

“Kami pastikan, jika sekarang kami memang belum mendapatkan tawaran serius untuk (Riyad) Mahrez.” papar pria asal Thailand itu yang dikutip Bangkok Post.

Srivaddhanaprabha pun menambahkan jika Mahrez tetap menyandang status sebagai penggawa Leicester City.

“Jelas, dia tetap pemain kami.”

“Mahrez tetap harus berusaha dengan keras serta menunjukkan penampilan yang apik buat kami apabila dia memiliki niatan untuk hengkang ke tim lain.”

Yang teranyar, AS Roma menjadi tim yang dipastikan sudah mengajukan tawaran kepada Leicester City untuk bisa mendatangkan Mahrez. Seluruh media di Italia pun mengabarkan jika tim asal Ibukota Italia itu telah menyodorkan proposal penawaran yang berada di angka 40 juta euro.

Walaupun begitu, tawaran yang dilayangkan oleh AS Roma itu justru mendapatkan penolakan.

Sangat menarik untuk menantikan kelanjutan kabar dari masa depan Riyad Mahrez pada musim panas kali ini. Terlebih, pemain berusia 26 tahun itu kini juga tengah menjadi komoditas panas pada jendela transfer pemain kali ini. Kabar ini sudah pasti akan menjadi angin segar untuk beberapa tim yang akan bermain di ajang Liga Champions.

Pernah menyandang sebagai pemain terbaik PFA pada musim 2015/16 lalu, sewaktu mengantarkan Leicester City memenangi ajang Liga Primer Inggris. Bukan tak mungkin jika pada musim panas ini, Mahrez sendiri bakal memutuskan untuk hengkang. Mengingat, pada kompetisi musim depan tim yang dibelanya itu tak bakal bermain di kompetisi tertinggi antartim di Eropa.

About The Author