Berita Unik Baru – Pria Mengoleksi Bra Sebanyak 5000 Buah

Jika memang kegiatan mengoleksi aneka bra tersebut telah di gemari dari banyak wanita dengan beberapa desain yang ada dengan kesenangan bentuknya, namun ini berbeda. Ada seorang pria yang mempunyai kegemaran tersebut. Pria yang berasal dari China  tersebut telah melakukan hal sama seperti pada halnya wanita. Yang berbeda adalah dirinya mempunyai jauh lebih banyak bra yang di bandingkan dari wanita pada umumnya.

Pria tersebut bernama Chen Qingzu, yang di mana masih berusia 56 tahun tersebut semenjak sudah selama 20 tahun ini sudah berhasil untuk mengumpulkan sebanyak lebih dari 5 ribu BH yang sudah di koleksikan dengan berbagai bentuk, warna dan ukuran.

Dari banyak koleksi bra ini sudah di simpan di kediamannya yang berada di desa Yacheng sampai saat ini menjadi suatu koleksi pribadinya.

Jika memang banyak kemungkinan mereka akan mempunyai suatu anggapan kalau pria ini bisa mengalami kelainan tertentu, Chen Qingzu ternyata mempunyai suatu alasan tersendiri di balik dari rasa senangnya itu.

“Ini sudah menjadi suatu tugas dari saya untuk bisa memberikan suatu edukasi kepada para masyarakat mengenai akan pentingnya check up rutin akan rasa ingin tertentu kepada kesehatan payudaranya dan ini juga menjadi cara baik untuk bisa menyampaikan pesan itu,” ujar dari Chen Qingzu, yang sudah di sebutkan kepada media Oddity Central.

“Sudah banyak dari wanita yang sudah menggunakan bra yang sangat ketat atau ukurannya lebih kecil untuk pamerkan bentuk tubuhnya, yang sebenarnya dapat membahayakan payudara mereka sendiri,” tambahnya menjelaskan.

Dari ribuan BH itu yang di susun sangat rapi oleh dirinya, ternyata sudah banyak di dapatkan dari sumbangan beberapa mahasiswi setelah mengunjungi dari kunjungan pendidikan masalah kesehatan payudara.

Chen Qingzu memberikan tambahan, kebanyakan dari para mahasiswi ini sempat mengira dirinya mempunyai fetish kepada bra. Akan tetapi dirinya yang sudah berhasil untuk meyakinkan kepada mereka kalau ingin bisa memberikan pengetahuan baru.

About The Author

Reply