Berita Unik dan Aneh – Terobosan Baru Sapu Putar Ala China

 

Di negara kita namanya jalanan banyak sekali yang berserakan sampah dan juga daun-daunan. Hal ini di sebabkan para pembersih jalan tidak bisa rutin untuk membersihkannya. Hehe…. ini sudah menjadi budaya negara kita. Biasanya petugas simphoni yang membersihkan jalan hanya menggunakan alat sapu saja. Mereka tidak melakukan suatu terobosan penemuan baru. Seperti yang ada di negara China bawah ini. Anda pasti kagum melihat cara membersihkan jalanan di China ini.

Di China tukang sapu pada umumnya mempunyai cara yang unik untuk bisa mempercepat dalam membersihkan jalanan. Caranya sangat mudah, mereka menggabungkan 16 gagang sapu dalam satu lingkaran cakram yang akan berputar. Dalam melakukan pekerjaanya sapu tersebut sangat efektif untuk membersihkan kotoran, sampah sampai debu yang ada di jalan raya.

Pengguaanya alat ini di jalankan seperti turbin dinamo yang sudah di rancang dengan baik. Tidak menggunakan bahan bakar, namun cakram akan berputar seiring dengan roda berputar. Ini ada kaitannya dengan sistem gear. Sungguh sangat bagus sekali yang sudah di rancang oleh warga China ini.

Masih banyak yang merasa heran, namun perlu anda ketahui kalau cara yang sangat unik ini sudah ada sejak beberapa puluh tahun yang lalu. Dan hal yang sudah di usahakan warga China ini sudah di muat di media Eropa yang saat ini lagi gempar dan akan membuat sebuah terobosan yang seperti ini. Dalam sebuah forum di Inggris, banyak berkomentar kalau banyak keluhan mencari tehnologi baru untuk membersihkan jalan raya. Dengan usaha orang China tersebut di tiru karena hanya memerlukan biaya murah dan sangat efektif.

Akan tetapi kalau kita pikirkan dengan matang, apakah tehnologi sapu putar ini bisa diterapkan di negara kita Indonesia? Memang saat ini masih banyak yang belum terpikirkan, bagaimana bila banyak sampah di jalan raya. Belum lagi debu yang berterbangan tersapu oleh “sapu-putar” ini. Faktor lainnya, masih banyak jalan-jalan yang mempunyai lebar kecil di negara kita ini. Jadi masih belum efektif di negara kita.

 

 

 

No related content found.

Be Sociable, Share!