Berita Unik Dunia – Beli Mobil Dengan Menggunakan Koin

Suatu penggunaan uang koin nantinya akan selalu di bayangkan oleh banyakorang untuk bisa di gunakan berada di transaksi jual beli dengan nilai rendah. Akan tetapi di Singapura seorang warga yang bernama Lester Ong menggunakan uang koin atau receh itu untuk mendapatkan mobil yang sudah di incarnya.

Seperit yang di kabarkan berada di media Autorevolution, untuk hari ini, Selasa (11/11/14) dari kejadian ini memang terjadi akhir akhir ini setelah dari Ong membawa uang receh sebanyak 350 kilo gram ke sebuah diler kenamaan berada di Singapura, Exotic Motors. Uang itu memang sudah di bawa oleh salah satu seorang ajudannya dengan menggunakan wadah penyimpanan ikan.

Tidak tanggung-tanggung, uang receh yang sudah di bawanya mempunyai nilai besarnya adalah US$19 ribu atau setara Rp230 juta (Rp12.109 per 1 dolar AS).

Cerita yang sangat unik bukan seperti yang di bayangkan oleh banyak orang, yakni berniat untuk melakukan suatu balas dendam kepada diler yang bisa menuntutnya ke jalur pengadilan.

Kisah tersebut bermula pada saat beberapa waktu yang lalu, di saat dari Ong telah mendatangi diler untuk bisa menukar tambah sebuah mobil dari Aston Martin Vantage berkelir biru miliknya dengan Bentley Continental GT yang berada di diler tersebut. Diler pun yang sudah menyanggupi dengan mengatakan akan mencari calon pemilik baru Aston Martin tersebut.

Untuk bisa lebih mudahnya memuluskan adanya rencana, diler pun telah berinisiatif untuk meminta biaya kepada Ong untuk beberapa perbaikan yang ada berada di mobil tersebut untuk bisa segera terjual.Ong pun langsung mengabulkannya.

Akan tetapi setelah hampir kurang lebih setahun berlalu,mobil Aston Martin miliknya tidak kunjung  terjual. Lebihnya lagi dari mobil tersebut bisa di titipkan berada di diler yang lain. Pada saat itu Ong pun mempunyai suatu pikiran bahwa dirinya sudah dip eras, dan mencoba untuk mengambil mobilnya tersebut.

Akibat dengan adanya aksi tersebut,diler itu langsung layangkan gugatan di berikan kepada pengadilan karena penarikan itu tidak sama dengan perjanjian yang sudah di sepakati.

About The Author